AUGUSTA, GA - APRIL 13: Phil Mickelson of the USA celebrates his birdie on the second hole during the final round of the 2003 Masters Tournament at the Augusta National Golf Club in Augusta, Georgia on April 13, 2003. (Photo by David Cannon/Getty Images)

AGolf- Bagi para penggemar golf, skor seperti birdie dan eagle sangat dinantikan karena kita pasti terheran, bagaimana pegolf mampu memasukkan bola untuk skor serendah itu. Dan salah satunya pernah dilakukan pegolf flamboyan Phil Mickelson, 15 tahun lalu.

Memiliki julukan “Si Kidal”, Phil sebenarnya belum pernah memenangkan gelar mayor ketika ia berkesempatan masuk putaran final The Masters 2003. Punya selisih 4 strokes dari pemimpin kala itu Jeff Maggert, Phil membuat salah satu birdie brilian di hole kedua yang dinamai Pink Dogwood. Pada Minggu (13/4/2003) silam, drivenya di par-5 ini menemui hazard di sebelah kiri dan mengambil penalti untuk pukulan ketiga.

Dari pinestraw, Phil dengan cerdik menempatkan pukulan ketiganya di area green. Melihat jatuhnya bola, banyak yang memprediksi Phil bakal main aman dengan par save. Tetapi, entah bagaimana ia berhasil membuat birdie puttnya menjadi birdie yang bahkan bisa dibilang mustahil.

Birdie yang luar biasa itu berujung pada peringkat ketiga di The Masters 2003, hanya berbeda dua strokes saja dari Mike Weir yang kemudian mengalahkan Len Mattiace di Playoff. Di tahun berikutnya, Phil akhirnya meraih Green Jacket perdananya usai membuat birdie di hole terakhir untuk menuntaskan rivalnya dengan Ernie Els.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Jika para penggemar golf ingin melihat momen-momen luar biasa dari Phil Mickelson, mungkin yang satu ini dapat membantu mereka. Pada akhirnya momen ini adalah salah satu momen birdie yang paling dikenang dari The Masters 2003 dan paling banyak disaksikan, bahkan hingga saat ini.