AGolf.xyz- Minggu lalu, Sri Lanka dilanda serangkaian serangan bom yang menargetkan hotel dan gereja di Kolombo, Negombo dan Batticaloa. Teror ini telah menewakan lebih dari 300 orang dan ratusan lainnya terluka, termasuk wisatawan. Menanggapi serangan tersebut, pemerintah Sri Lanka telah menyatakan keadaan darurat dan menerapkan sejumlah aturan baru yang lebih ketat. Berikut ini adalah beberapa aturan baru bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Sri Lanka dilansir dari Lonely Planet Travel News.

1.Pemberlakuan jam malam

Semenjak serangan teror, pemerintah Sri Lanka telah menetapkan pemberlakukan jam malam. Jam malam dimulai dari pukul 9 malam hingga 4 pagi, selama investigasi masih berlangsung. Jadi para wisatawan yang jalan-jalan di malam hari sebaiknya kembali ke hotel sebelum pukul 9 malam.

Meski begitu terdapat pengecualian bagi wisatawan yang memiliki penerbangan malam diijinkan untuk pergi ke bandara dengan menunjukkan paspor dan tiket penerbangan hari itu. Demikian pula dengan penumpang yang baru tiba di Kolombo diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan melalui darat selama dapat memberikan bukti status dan kebangsaan mereka.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone
2.Check-in penerbangan lebih awal

Penerbangan di Sri Lanka masih beroprasi seperti biasa dari dan ke Colombo Bandaranaike International Airport. Meski begitu, para penumpang disarankan untuk check-in lebih awal yakni 4 jam lebih awal untuk mengantisipasi peningkatan pemeriksaan keamanan.

3.Selalu bawa identitas diri

Di manapun dan kemanapun Anda menjelajahi Sri Lanka, jangan lupa untuk selalu membawa identitas diri seperti paspor dan visa. Disarankan bagi wisatawan yang akan berkunjung untuk menyewa pemandu tur, supaya lebih mudah dalam berkomunikasi dan menjelajahi kota.