AGolf.xyz– Lupakan sejenak Bali, dan mari melihat keindahan kota di sebelah timur Bali yaitu Kupang. Kupang adalah kota terbesar sekaligus ibukota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Siapa sangka bahwa Kupang memiliki destinasi wisata cantik dan menarik untuk dikunjungi. Berikut 4 ide liburan di Kupang.

1. Pantai Oetune

Pantai Oetune terletak di Oebelo, Amanuban Selatan. Pantai yang terletak sekitar 115 kilometer dari pusat kota Kupang ini bukanlah sekedar pantai indah dengan hamparan pasir putihnya yang lembut saja, tetapi juga memiliki sebuah hamparan lautan padang pasir yang memiliki luas hingga 100 meter persegi di sepanjang pantainya.

Air lautnya berwarna biru yang memiliki gelombak ombak pecah yang sangat unik di setiap gulungannya. Sepanjang pantai, tumbuh pohon Kasuari yang berjarak 6 hingga 8 meter yang diperkirakan berusia puluhan tahun.

2. Pantai Kolbano
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Dulu pantai ini sepi pengunjung. Sekarang, semenjak pantai ini sudah diliput oleh banyak acara di stasiun televisi dan para pengguna sosial media, membuat pantai ini menjadi salah satu destinasi utama dan primadona wisatawan jika datang ke Kupang. Terletak di Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, pantai ini sangat unik. Pantai ini memiliki hamparan bebatuan kerikil yang berwarna-warni di sepanjang pantainya.

View this post on Instagram

? ??

A post shared by Tb (@gomestobbi) on

Ciri khas dari pantai yang terletak sekitar 130 kilometer dari pusat kota Kupang ini adalah sebuah batu besar raksasa yang disebut “Fatu Un”. Batu ini terlihat seperti kepala singa jika dilihat dari sisi samping. Jika menaiki batu ini, maka wisatawan dapat melihat panorama Pantai Kolbano dari ketinggian dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

3. Gua Kristal

Sesuai namanya, gua ini memiliki air yang jernih seperti kristal. Gua Kristal ini berada di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat yang memiliki luas kurang lebih 30 meter persegi. Tempatnya memang cukup dekat dengan pusat kota, tetapi Gua ini cukup sulit untuk dijumpai. Wisatawan sebaiknya menggunakan jasa pemandu lokal untuk sampai ke mulut Gua Kristal.

Gua Kristal ini sebaiknya dikunjungi saat siang hari saat gua ini mendapatkan sinar matahari, karena sinar mataharinya dapat menerobos celah-celah gua yang membuat pemandangan yang jarang terlihat. Sangat disarankan membawa senter, karena tidak banyak cahaya yang masuk dan jalan yang cukup menurun dan licin.

4. Sasando Maestro

Mari kita melihat budaya Nusa Tenggara Timur, salah satunya adalah Sasando. Sasando adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan dipetik yang berasal dari Kupang. Wisatawan bisa bertemu langsung dengan bapak Jeremias August Pah, yaitu seorang Sasando Maestro generasi ke-4 yang masih hidup dan berkarya hingga saat ini.

hiveminer.com

 

Maestro Sasando yang berumur 78 tahun ini mengembangkan Sasando bersama anak-anaknya, sehingga Sasando bisa terkenal hingga ke mancanegara. Jika ingin bertemu dengan Sang Maestro Sasando ini, silahkan datang ke Desa Oebelo, sekitar 30 kilometer dari Kupang.