Shot Clock Masters di Austria / Twitter: ETPI
Shot Clock Masters di Austria / Twitter: ETPI

AGolf.xyz – European Tour melalui laman resminya, mengumumkan sejumlah cara untuk mempercepat slow play yang sempat menjadi isu belakangan ini di golf. Aksi slow play Bryson DeChambeau di THE NORTHERN TRUST, mendapat kritikan karena mengambil waktu begitu lama layaknya ‘The Scientist’ yang penuh perhitungan.

Untuk melawan slow play, Brooks Koepka menjadi salah satu pegolf yang mengecam keras tindakan ini. Ia juga mengalamatkan ketidaksenangannya kepada Rory McIlroy dan Adam Scott. Rekan bermainnya di final the Open, JB Holmes tak luput dari kritikannya.

Mengejar 7 strokes dari Shane Lowry di final the Open, mood Koepka kurang baik karena empat bogey beruntun dari 4 hole pertamanya. Sisanya, ia hanya mengamankan tempatnya di urutan T.4 karena 74.

Masih dari pegolf yang sama, JB Holmes juga mendapat kritikan keras saat memenangi Genesis Open. Dalam kondisi angin yang keras, ia bermain lebih dari 5 jam di pairing terakhir.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Menjawab beberapa keluhan slow play ini, berikut beberapa kebijakan yang segera diaplikasikan European Tour.

1. Peraturan

European Tour menyiapkan penalti kepada mereka yang bermain begitu lambat untuk setiap pukulan. Bagi tur ini, kategori lambat ialah mereka yang melakukan lebih dari 50 detik saat tee shot, dan 40 detik untuk pukulan berikutnya. Terdapat satu peringatan sebelum peringatan kedua sebagai penalti satu stroke. Di setiap putaran, pemain dipersilakan untuk menambah 40 detik lain yang hanya berlaku satu permintaan saja.

Untuk meningkatkan kesadaran slow play ini, akan ada denda 26 ribu pound atau Rp450 juta, kepada mereka yang mendapat hukuman penalti 15 kali sepanjang musim 2020 nanti.

2. Edukasi

Setiap rookie akan diperkenalkan slow play oleh wasit pertandingan sebelum memulai karier mereka di European Tour.

Terdapat pula tes daring (online) sebelum memulai musim baru, kepada siapapun yang memiliki kartu European Tour. Kepada anggota lama European Tour, akan dimulai akhir musim 2019 dan akan kembali diulang 3 tahun setelahnya.

Video edukasi slow play juga akan diunggah tim media sosial European Tour secara reguler, untuk mengingatkan kasus ini kepada penonton di seluruh dunia.

3. Inovasi

Percobaan slow play rencananya akan dimulai di BMW PGA Championship, pada pekan 19-22 September bulan depan. Penghitungan waktu diharapkan tidak ada yang terlewat untuk setiap pegolf. Untuk itu, setiap pairing akan ditemani satu wasit lapangan yang memegang waktu hitung mundur.

Selain itu, terdapat pengingat berupa layar besar yang menampilkan perkiraan waktu maksimum di setiap 3 hole.

4. Jumlah pegolf

Akan ada pengurangan jumlah maksimum pegolf dari 156, menjadi 144 untuk setiap turnamen European Tour. Hal ini diharapkan memudahkan rentang waktu di setiap pairing pada Kamis dan Jumat.

Sedangkan pada Sabtu dan Minggu, European Tour mungkin saja menyiapkan waktu yang cukup panjang antar pairing untuk memudahkan penghitungan waktu ini.

Keith Pelley, Ketua Eksekutif European Tour, yang memberikan pengaturan ini, menuturkan slow play menjadi salah satu upaya yang terus ditekan European Tour.

“Kecepatan bermain menjadi salah satu hal yang diperhatikan di olahraga profesional. Dan kami rasa, ini waktu yang tepat untuk mengambil langkah penting untuk menghindari masalah lebih jauh. Semoga saja rencana yang akan dimulai 2020 dapat memberikan perubahan signifikan kepada pemain dan fans.”