AGolf.xyz– Berwisata sambil mengenal ragam budaya Indonesia? Kenapa tidak, Oktober ini ada beberapa festival budaya yang akan diselenggarakan, dan sepertinya wajib untuk didatangi bagi wisatawan yang senang dengan kekayaan budaya khas Indonesia. Inilah 5 festival budaya unik Indonesia di bulan Oktober yang bisa menjadi tujuan.

1. Festival Kerinci, Jambi

Ini adalah festivalnya masyarakat Kerinci di Jambi sebagai ajang promosi wisata dan budaya masyarakat Kerinci. Festival yang dikenal sebagai Festival Masyarakat Peduli Danau Kerinci ini digelar pada tanggal 3 hingga 7 Oktober 2018 di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Dalam festival ini, diadakan berbagai perlombaan yang dikawal oleh Disporabudpar Kabupaten Kerinci. Seperti lomba seduh kopi, seduh teh kayu aro, seduh serbuk kawo, kicau mania, lomba fotografi, lomba menyelam, lomba melukis, dan lain-lain. Selain lomba, ada pula pertunjukan kesenian Kerinci-Jambi, pameran kuliner tradisional, dan pameran seni rupa.

2. Festival Pesta Budaya Asmat, Papua
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Suku Asmat di Papua, terkenal dengan kemampuannya membuat karya ukiran tanpa sketsa, sehingga dibuatlah Festival Budaya Asmat setiap tahunnya untuk menyoroti hasil karya suku Asmat ini. Acara ini akan diadakan pada tanggal 4 hingga 9 Oktober 2018 dengan tema tahun ini “Kumandangkan Lagu dan Tifa”. Di Asmat, lagu adalah nyawa dari sebuah perayaan pesta di Asmat.

Seleksi telah dilakukan dan terdapat 214 ukiran, 75 anyaman, 6 kelompok tari dan kelompok manuver perahu yang akan ditampilkan pada festival budaya Asmat tahun ini.

3. Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi

Sejak tahun 2012, festival ini terus digelar sebagai lambar rasa syukur setelah panen raya. Tahun 2018 ini, festival digelar pada tanggal 20 Oktober di Pantai Boom, Banyuwangi. Festival ini melibatkan 1.000 penari untuk menarikan Tari Gandrung yang merupakan tarian khas Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

4. Festival Keraton Nusantara, Sumenep

Kali ini, Sumenep akan menjadi tuan rumah Festival Keraton Nusantara yang dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 18 Oktober 2018. Acara tahun ini melibatkan 50 keraton dari berbagai daerah di Indonesia, dengan menampilkan pameran-pameran benda-benda suci, pertunjukan seni, seminar budaya, dan menjadi sebuah pertemuan antara raja-raja dan kesultanan di seluruh nusantara, serta pertunjukan upacara budaya dan Kirab Prajurit Keraton.

5. Festival Likurai Timor-Belu, Nusa Tenggara Timur

Festival Likurai Timor-Belu atau yang dikenal juga sebagai Festival Fulan Fehan adalah festival yang menampilkan tari kolosal khas Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Tarian Likurai ini dilakukan sebagai simbol penyambutan pahlawan dari medan perang. Namun sekarang digunakan sebagai upacara adat dan lain-lain. Festival ini diadakan pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 2018 di puncak bukit Fulan Fehan, Kabupaten Belu. Ribuan penari akan dilibatkan dalam acara ini, termasuk penari dari Timor Leste.