AGolf.xyz– Takayama adalah sebuah kota di Jepang yang terletak di Prefektur Gifu. Kota ini semakin dikenal turis mancanegara karena menjadi akses utama untuk mengunjungi Shirakawa-go yang sudah terdaftar dalam Warisan Dunia UNESCO.

Jika berkesempatan ke sini, jangan melewatkan Kota Takayama begitu saja. Ada banyak hal menarik yang dapat kita lakukan di kota ini. Berikut beberapa hal yang wajib dilakukan saat mengunjungi Takayama.

1. Main Ke Pasar Pagi Takayama

Takayama memiliki 2 pasar pagi yang ramai dikunjungi, yakni Miyagawa Morning Market dan Jinya-Mae Morning Market yang beroperasi setiap harinya dari pukul 7 pagi hingga 12 siang.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Yang membuat pasar pagi ini menyenangkan untuk dikunjungi adalah produk karya seni yang ditawarkan bervariatif serta tertata rapi di lingkungan yang bersih.

Selain itu, terdapat jajanan khas Negeri Sakura, seperti takoyaki, teh kacang hitam, hingga sake.

2. Berkreasi Membuat Boneka Sarubobo

Sarubobo merupakan maskot bayi kera kebanggaan Takayama. Selain melihat atau membelinya, kita bisa membuatnya sendiri. Terdapat workshop pembuatan boneka sarubobo di sini.

Membuat boneka ini tidaklah sulit karena sebetulnya kita tak perlu menjahit dan membentuk dari nol. Melainkan, kita akan difasilitasi beberapa kain perca yang disusun menjadi baju dan topi sarubobo, kemudian staf di lokasi akan menjelaskan langkah-langkah selanjutnya.

Setelah jadi, kita bisa membawa pulang boneka sarubobo karya kita. Berpartisipasi dalam workshop ini dikenakan 1500 Yen per orang atau sekitar Rp195.000.

3. Mencicipi Lezatnya Hida Beef

Hida beef adalah daging sapi asli dari Prefektur Gifu yang berkualitas tinggi karena pola marbling yang baik.

Hasil olahan daging ini menghasilkan variasi kuliner yang menggoyang lidah, antara lain Hida Beef Sushi, Hida Beef Bun (bapau daging), Hida Beef Burger, Hoba Miso, Beefsteak, Stewed Hida Beef, dan Hida Beef Croquette.

Harga rata-rata yang ditawarkan berkisar 500 Yen hingga 2000 Yen atau sekitar Rp65.000 hingga Rp260.000.

4. Menelusuri Keindahan Kota Tua Takayama

Bangunan dan rumah antik yang dibangun sejak zaman Edo (1600-1868) di sepanjang jalan mempercantik kota tua Takayama. Kini bangunan-bangunan bersejarah disulap menjadi kafe, restoran, sampai tempat penyulingan sake.

Selain dengan berjalan kaki, kita bisa mencoba berkeliling kota dengan naik becak khas Jepang. Meskipun harus merogoh sebesar 4000 Yen atau sekitar Rp158.000, namun berkeliling kota dengan naik becak menjadi momen yang tidak akan pernah terlupakan.

5. Menyaksikan Megahnya Festival Takayama

Festival Takayama diadakan setahun 2 kali sejak akhir abad 16 dan 17 dan merupakan perayaan terbesar. Festival musim semi (14-15 April) diadakan untuk kuil Hie Jinja, sedangkan festival musim gugur (9-10 Oktober) diadakan untuk kuil Sakurayama Hachimangu.

Festival tersebut dimulai dari pukul 9.30 pagi hingga pukul 9.00 malam, dan umumnya sangat meriah dengan arak-arakan yang membawa kuil pemujaan portable dengan tandu, persembahan orkestra khas Jepang atau ohayashi, musik klasik Jepang atau garaku, serta barongsai atau shishimai.