AGolf.xyz- Paris Fashion Week (PFW) SS19 saat ini masih berlangsung hingga tanggal 3 Oktober mendatang di Paris. Sebagai penutup dari pekan mode terbesar, berbagai brand fashion dunia ikut berpartisipasi dengan menghadirkan koleksi dan pertunjukan memukau. Mulai pembuka PFW dari Dior dengan pertunjukan tarian, hingga Saint Laurent menggelar fashion show dengan latar belakang menara Eiffel dan hujan.

1. Paco Rabanne

Rumah mode Perancis ini telah berdiri sejak tahun 1834 dengan direktur kreatif mereka Julien Dossena sejak tahun 2013. Paco Rabanne menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari souk (pasar dari wilayah Timur Tengah). Sebagian besar koleksi yang ditampilkan terdiri dari sutra, rajutan, bordir, setelan abu-abu, dengan akseoris logam kecil yang dihubungkan bersama.

2. Chloé

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Chloé merupakan rumah mode Perancis yang didirikan oleh Gaby Aghion dan Jacques Lenoir sejak tahun 1952. Natacha Ramsay Levi, Direktur Kreatif Chloé menampilkan koleksi yang terinspirasi oleh potongan Phoebe Philo’s Celine (desainer). Ia menampilkan koleksi seni, Perancis, bohemian untuk edisi liburan musim panas dan souvenir yang dibeli ketika melakukan perjalanan. Seperti pernak pernik, sandal sol kulit buaya, manset emas, dan berbagai aksesoris seperti liontin, anting-anting dan cincin.

3. Saint Laurent

Setelah kepergian Hedi Slimane sebagai direktur kreatif di tahun 2016, Saint Laurent masih mengikuti banyak aturannya meski kini telah dipimpin oleh Anthony Vaccarello. Seperti yang ditampilkan dalam koleksi PFW SS19 di mana Saint Laurent menghadirkan koleksi pakaian slim fit, kulit, denim, gaun koktail berkilau. Saint Laurent menggelar fashion shownya dengan panggung basah dan latar belakang menara Eiffel yang indah.

4. Dior

Direktur Kreatif Dior Maria Grazia Churi berhasil memukau para penonton dalam runaway yang disertai penari dan taburan dari kelopak bunga di Paris Longchamp Racecourse. Para model berjalan ditemani dengan para penari bodystocking yang disutradarai oleh koreografer Israel Sharon Eyal. Dior menampilkan berbagai gaun dengan warna gading, kaos lipit, gaun tulle dan bulu.

5. Gucci

Di bawah pimpinan Alessandro Michele, Gucci mengadirkan koleksi berbeda dari yang lainnya, yakni dalam tema era 70-an. Selain koleksi yang unik, tempat yang digunakan runaway kabarnya merupakan bekas klub malam Lycras era 70-an yang dulunya ramai dan kini telah ditutup. Seperti gaun koktail berwarna asam (jadul), jaket ala Dolly Parton(penyanyi Amerika), topi wol, legging webby, serta syal.

6. Noir Kei Ninomiya (Comme des Garçons)

Noir Kei Ninomiya merupakan salah satu brand fashion Jepang yang didirikan oleh Rei Kawakubo. Rumah mode ini berbasis di Tokyo dan Place Vendome, Paris. Noir Kei Ninomiya menampilkan koleksi yang disebut “fusi” yang terdiri dari berbagai tekstur, bentuk dan bahan untuk membuat siluet mempesona di beberapa sudut yang terlihat seperti baju besi.