AGolf.xyz– Liburan ke manca negara bersama keluarga memang asik. Tentu semua hal sudah harus dipersiapkan dengan baik, seperti barang bawaan, akomodasi, tiket pesawat, dan lain-lain. Paspor menjadi salah satu hal wajib bagi seseorang yang ingin pergi ke negara lain.

Apalagi rencana liburan ke luar negerinya jika mengajak si kecil. Si kecil juga butuh dibuatkan paspor anak. Paspor anak ini ditujukan untuk anak yang berusia 0 hingga 17 tahun, belum menikah dan belum memiliki KTP sendiri.

Jika belum tahu bagaimana cara membuat paspor anak 2018, inilah 6 langkah mengurus paspor anak.

1. Dokumen yang Lengkap
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Siapkan dokumen yang lengkap yang diminta oleh pihak Imigrasi, antara lain sebagai berikut :

a. KTP Kedua orang tua (Asli dan fotokopi A4)
b. Akte kelahiran anak atau surat baptis (asli & fotokopi A4)
c. Kartu keluarga yang sudah memuat nama anak (asli dan fotokopi A4)
d. Akte perkawinan atau buku nikah kedua orang tua. Jika orang tua bercerai, maka melampirkan dokumen akta cerai dan hak pengasuhan anak. Jika pengasuhan ada ditangan Ibu, maka wajib melampirkan e-KTP milik Ibu dan paspor Ibu. Begitu juga sebaliknya.
e. Paspor kedua orang tua
f. Materai Rp.6.000 untuk menandatangani surat pernyataan orang tua.

2. Datang Bersama Orang Tua ke Kantor Imigrasi

Orang tua harus datang ke kantor Imigrasi untuk menandatangani surat pernyataan permohonan pembuatan paspor anak, dan mendampingi anak saat sesi wawancara.

Antrean di Imigrasi biasanya memberlakukan peraturan prioritas untuk anak, sehingga tidak perlu takut kehabisan kuota antrian saat mengantri bersama si kecil.

3. Menyerahkan semua Berkas Lengkap

Pastikan semua berkas sudah dilengkapi, dan serahkan kepada Kantor Imigrasi bersama si kecil. Setelah itu isi data anak dan buat surat pernyataan orang tua yang bertandatangan di atas materai Rp6.000. Jika sudah lengkap, semua dokumen tersebut akan diperiksa oleh petugas, dan tinggal menunggu panggilan wawancara dan foto untuk paspor.

4. Sesi Wawancara dan Foto

Anak perlu didampingi saat sesi wawancara oleh petugas Imigrasi. Petugas Imigrasi akan sangat ramah dan tidak akan membuat si kecil takut. Setelah wawancara selesai, si kecil akan melakukan sesi foto untuk paspor barunya.

Untuk paspor elektronik, akan ada sesi pengambilan data biometrik yang akan dilakukan oleh petugas Imigrasi.

5. Pembayaran Paspor

Langkah selanjutnya yaitu melakukan pembayaran paspor. Pembayaran dapat dilakukan via bank yang ditunjuk oleh pihak Imigrasi, bisa lewat ATM, transfer bank, atau melalui metode pembayaran lainya.

Biaya pembuatannya sama seperti biaya pembuatan paspor dewasa, yaitu Rp355.000 untuk paspor 48 halaman, dan Rp655.000 untuk paspor elektronik dengan 48 halaman. Jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran untuk menukarnya dengan paspor si kecil jika sudah jadi.

6. Pengambilan Paspor

Petugas akan memberiitahu kapan paspor si kecil boleh diambil di Kantor Imigrasi. Saat hari yang ditentukan sudah tiba, datang ke Kantor Imigrasi dengan membawa bukti pembayaran serta lembar pengambilan paspor anak.

Jika semua prosedur sudah diikuti, maka si kecil pun siap untuk diajak berlibur ke luar negeri.