AGolf.xyz– Perkembangan industri fashion selalu menarik perhatian. Setiap musimnya, berbagai inovasi fashion selalu dihadirkan, mulai dari penggunaan bahan baku unik, ramah lingkungan hingga desain-desain yang mencolok. Sejarah dan hal-hal unik mengenai fashion ini sudah banyak didokumentasikan dan dipamerkan. Jika Anda adalah penggemar fashion, mungkin beragam pameran bertema fashion akan menyedot perhatian Anda. Berikut ini adalah 6 pameran bertema yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta fashion dilansir dari lifestyleasia.com.

1. The Artist is Present (11 Oktober – 16 Desember)

Pameran mode The Artist is Present dikuratori oleh Maurizio Cattelan dan didukung oleh rumah mode Gucci yang menampilkan lebih dari tiga puluh seniman asing dan Cina. Pameran ini mengeksplorasi bagaimana orisinalitas dapat dicapai melalui tindakan pengulangan, dan bagaimana aslinya dapat dilestarikan melalui replika.

2. The Night and Days: 1930s Fashion and Photographs (12 Oktober- 20 Januari 2019)

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

The Fashion and Textile Museum menyajikan sebuah pameran mode bertajuk The Night and Days: 1930’s fashion and picture. Pameran ini menampilkan lebih dari 100 setel pakaian dari tahun tiga puluhan. Para pengujung dapat menjelajahi kelebihan dan kemunduran era 20-an. Sebagian besar pameran ini menampilkan pakaian unik, majalah dan foto-foto mode sebagai penanda historis dari faktor sosial dan politik.

3. Pink: History of Pink, Beauty dan Strong (7 September-5 Januari 2019)

View this post on Instagram

In Love Week: Images of the heart, as a symbol of love, are usually either red or pink. It is popularly believed in the United States that red is for passion, white for innocence, and pink for romance. But, as the color historian Michel Pastoureau has demonstrated: “There is no transnational truth to color perception… It is society that ‘makes’ color, defines it, and gives it its meaning.” ____________________ This Schiaparelli Paris tulle and chiffon dress, Spring 2018, is on view in Pink: The History of a Punk, Pretty, Powerful Color. #HistoryofPink Supported by #MaryKay #MyMKLife See link in bio #MuseumatFIT #coloroflove #fashionexhibition #Schiaparelli #heartsinfashion #fashionhistory @schiaparelli @MaryKayGlobal @nyscouncilonthearts

A post shared by The Museum At FIT (@museumatfit) on

Pameran mode ini menampilkan berbagai warna pink yang diselenggarakan The Fashion Institute of Technology. Koleksi serba pink ini menghadirkan berbagai sejarah mode gaun arsip dari desainer ternama seperti Yves Saint Laurent, Gucci, Christian Dior, Elsa Schiaparelli, Moschino dan banyak lagi. Gaun yang ditampilkan meliputi koleksi tahun 1930an milik Shiaparelli hingga setel pakaian koktail YSL dengan warna pink.

4. Beauty in the Yumeji Style (26 September – 16 Desember 2018)

Bijinga (potret wanita cantik) dibuat oleh Takehisa Yumeji (1884-1934) menggambarkan tingkah laku khusus yang kemudian menciptakan gaya kecantikan Yumeji. Sang seniman menggambarkan gaya puitis dan minimalis namun romantis setelah bertemu dengan istrinya, Tamaki.

Sebagian besar karya Tamaki menunjukkan rasa simpati terhadap perempuan yang saat itu secara sosial dan politik ditindas. Di mana Tamaki menggambarkan seorang wanita melalui keindahan garis tubuh yang lembut, tingkah laku dan ketenangan dalam balutan mode era tersebut.
ys

5. Fashioned From Nature – 21 April 2018 – 27 Januari 2019

Pameran mode Fashioned from Nature ini akan membawa para pengunjung untuk melihat keanekaragaman flora, fauna dan alam yang telah mempengaruhi mode selama bertahun-tahun. Pameran ini dikuratori oleh London Victoria and Albert Museum yang menghadirkan eksposisi alam yang bertujuan untuk menciptakan kesadaran yang kuat terhadap alam. Seperti sebuah tas yang dibuat dari serat nanas, jubah bulu ayam jantan dan 300 jenis buah lainnya yang akan membuat takjub para pengunjung.

6. Dior: From Paris to the World (19 November 2018 – 3 Maret 2019)

Rumah mode Dior selalu menghadirkan berbagai karya fashion yang menarik dan mempesona. Salah satunya dengan mengadakan sebuah pameran mode bertajuk Dior: from Paris to the World. Pameran ini merupakan eksplorasi warisan abadi Dior yang terinspirasi dari potongan couture Christian Dior dari tahun 1947. Selain itu pameran ini juga akan menampilkan berbagai karya yang pernah dibuat oleh beberapa direktur kreatif mulai dari John Galliano, Yves Saint Laurent dan Marc Bohan.