WGC-Mexico Championship di Meksiko

AGolf.xyz – Jelang World Golf Championship pertama yang dimulai 21-24 Februari mendatang, mari kita tengok kemungkinan rekor apa saja yang dapat terpecah. Dilansir dari European Tour, Minggu (10/2), berikut beberapa rekor yang kemugnkinan dapat terjadi di Chapultepec Golf Club, Meksiko.

  1. Phil back-to-back

Meraih gelar pertamanya dalam 5 tahun terakhir saat merengkuh WGC-Mexico Championship 2018, Phil menjadi pegolf tertua dengan titel WGC. Kembali sebagai juarabertahan, Phil dapat mengoreksi rekornya sendiri akhir bulan ini. Tak hanya itu saja, Phil dapat menjadi pegolf kedua yang mampu back-to-back setelah Tiger Woods.

  1. Xander back-to-back

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

WGC terakhir di tahun 2018, WGC-HSBC Champions dimenangi Xander Schauffele di China. Xander yang meraih gelar pertamanya kala itu, berpeluang bergabung ke klub elit yang mampu meraih dua gelar WGC secara beruntun. Gelar ini terakhir kali dimenangi Dustin Johnson di WGC-Mexico Championship dan WGC-Match Play pada tahun 2017.

Tiger Woods merupakan pegolf lain yang telah melakukan hal ini sebanyak 5 kali sepanjang kariernya.

  1. Tiger Woods 19 gelar

Dalam daftar pemain, Tiger memang terdaftar karena ia finis di urutan kedua FedExCup 2018, namun belum secara pasti akan berangkat ke Meksiko atau tidak.

Tetapi, jika kita berandai-andai, Tiger yang pertama kali mendarat di WGC Meksiko, memiliki peluang cukup besar untuk menambah gelar. Saat ini, ia menjadi satu-satunya pegolf dengan dua digit gelar WGC.

Dengan 18 gelar, Tiger sudah mengukir gelar sejak WGC-Invitational saat diluncurkan 1999 silam. Gelar terakhir Tiger ia terima di WGC-Invitational 2013 yang bisa berubah menjadi 19 gelar dan gelar ke-81 di PGA Tour di Meksiko nanti.

Ia juga menambah gelar ke-8 khusus dari turnamen ini saja, memperbaiki rekornya sendiri yang telah memiliki 7 gelar WGC-Championship.

  1. Sejarah China
Li Haotong KLM Open
Li Haotong / National Club Golfer

Pegolf terbaiknya, Li Haotong selalu menghadirkan duel terbaik saat menghadapi pegolf top dunia. Dalam dua pekan di Timur Tengah baru-baru ini saja, ia menantang Bryson DeChambeau dan Dustin Johnson di flight terakhir. Walaupun akhirnya kalah, Li tetaplah pegolf yang wajib diwaspadai di Meksiko.

Bahkan jika ia mampu menang, Li menjadi pegolf termuda yang meraih titel WGC di usia 23 tahun. Rekor itu memperbaiki Patrick Reed di WGC-Cadillac Championship 2014 dengan 11 hari lebih cepat.

  1. Rookie

Agak sulit para rookie untuk dapat memenangi WGC. Terakhir kali hal ini dilakukan Patrick Reed di WGC-Cadillac Championship 2014, sebagai satu-satunya gelar WGC.

  1. WGC dari banyak bendera

WGC selalu menghadirkan pegolf terbaik dari puluhan negara di dunia. Hingga WGC 2018 lalu saja, trofinya telah dimenangi oleh 34 pegolf dari 14 negara berbeda. Mungkinkah Spanyol, Perancis, China, Kanada, Denmark, Thailand, India, Selandia Baru, dan menyusul negara lain dapat menjadi negara ke-15 di Meksiko nanti?

7. WGC 60?

Banyak skor brilian di World Golf Championship. Tak jarang, skor rendah seperti 61 menjadi skor krusial yang memberikan gelar WGC kepada Hideki Matsuyama di WGC-Invitational 2017. Selain Hideki, ada dua pegolf lain dengan skor ini, Sergio Garcia dan Tiger Woods.

Mungkinkah inilah saatnya WGC memiliki skor 60?