AGolf.xyz– Korea Selatan menyimpan banyak destinasi indah. Para turis bisa menikmati suasana yang berbeda setiap musim di negeri ginseng ini. Setiap musim memiliki warna dan keunikan tersendiri, terlebih musim gugur dengan dedauan berwarna kuning kemerahan atau oranye. Saat musim gugur suhu menjadi lebih hangat dengan angin sepoi-sepoi yang cocok sekali untuk berpergian atau jalan-jalan. Di Korea Selatan saat musim gugur juga dimeriahkan dengan berbagai festival budaya, seni dan makanan yang seru. Berikut 9 festival seru musim gugur di Korea Selatan.

1. Festival Paju Booksori

Festival Paju Booksori merupakan salah satu festival buku terbesar di Asia dengan dukungan lebih dari 100 penerbit dan organisasi budaya. Festival ini akan belangsung dari 14-16 September di pusat budaya penerbitan Korea di Gyeonggi-do. Keseluruhan acara ini berisi program-program istimewa yang didedikasikan buku-buku. Festival ini merupakan acara internasional spektakuler di mana para profesional publikasi dari seluruh dunia berkumpul untuk bergabung.

2. Festival Andong Mask Dance

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Andong Mask Dance ini telah menjadi salah satu warisan budaya Korea sebagai properti budaya tak benda. Festival ini dilaksanakan pada 28 September-7 Oktober di Talchum Park. Festival ini akan menampilkan tari topeng Kwanno, Songpa Sandae, Kangrung, Pongsan, Unyul, Suyong Yaryu. Para penari akan diiringi dengan musik tradisional Korean seperti melodi dari instrumen perkusi rakyat yang dikenal Pungmul.

3. Festival Jinju Namgang Yudeung (Lampion)

Festival lentera Jinju merupakan festival tahunan yang diselenggarakan di Sungai Namgang, provinsi Gyeongsangnam pada 1-14 Oktober. Festival ini menampilkan berbagai lentera dengan bentuk dan ukuran beranekaragam yang mencerminkan kebudayaan Korea. Para pengunjung juga dapat membuat lentera keingingan mereka dan mengirimkannya ke panitia kontes atau ke hilir sungai. Lentera tradisional dari seluruh dunia juga akan dipamerkan dalam festival ini.

4. Festival Anseong Namsadang Baudeogi

Festival Anseong Namsadang Baudeogi merupakan pertunjukan kesenian tradisional merayakan sejarah dari rombongan pertunjukan tertua Korea, Namsadang. Rombongan Namsadang melakukan pertunjukan di seluruh negeri selama Dinasti Joseon (1392-1910) yang awalnya hanya ditujukan untuk rakyat miskin. Tetapi pertunjukan ini menjadi salah satu simbol budaya dan masuk dalam daftar representatif warisan budaya tak berwujud UNESCO pada tahun 2009.

5. Festival Gimje Horizon

Ladang Gimje di Jeollabuk-do merupakan salah satu lahan luas yang membentang dengan produksi beras terbesar di Korea. Setiap tahun akan diadakan festival Gimje Horizon yang berlangsung di sekitar musim panen pada 5-9 Oktober. Festival ini menawarkan pengalaman panen padi, layang-layang, memasak nasi, mencoba makanan lokal tradisional dan menonton pertunjukan budaya.

6. Festival Suwon Hwangseong Cultural

Festival ini merayakan keindahan benteng yang tak tertandingi dan menjadi salah satu sejarah yang penting di Korea. Festival ini memperagakan kembali seragkaian peristiwa sejarah tentang Benteng Hwangseong. Selain itu festival ini dimeriahkan dengan serangakian acara utama lainnya seperti pawai makam kerajaan Raja Jeongjo, festival lentera dan parade warga.

7. Festival Kembang Api Internasional Seoul

Setiap tahunnya festival kembang api internasional Seoul ini diadakan pada 6 Oktober di sungai Hangang. Selama festival langit kota Seoul akan berubah menjadi warna-warni dengan pertunjukan kembang api yang diatur oleh tim kembang api profesional yang terkenal di dunia. Selain pertunjukan kembang api festival ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan laser, display pencahayaan dan berbagai pertunjukkan lainnya.

8. Festival Musik Tradisional Yeongdong Nangye

Festival ini merupakan satu-satunya festival gugak (musik Korea) serta festival seni pertunjukan lokal yang representatif. Festival ini akan menampilkan berbagai pertunjukan. Salah satunya adalah peragaan ulang Eoga (pandu raja) parade diikuti oleh Jongmyo Jaerye (ritual leluhur kerajaan) dan berbagai pertunjukan musik tradisional Korea lainnya. Selama festival para pengunjung dapat mencicipi aneka makanan lokal dan mencoba membuat instumen Gugak serta memaninkan alat musik tradisional.

9. Festival Gawangju World Kimchi Culture

View this post on Instagram

DAY 2 of #KimchiCultureFestival in Seoul. Fun feast, #Kimjang day! A program where volunteers create value and hope through the kimjang culture, a UNESCO Intangible Cultural Heritage, as people of all genders, ages and nationalities, families, couples and friends work together to make kimchi for sharing. Благотворительное мероприятие, где волонтёры создают благо и дают надежду через культуру кимчжан, Нематериальное Культурное Наследие ЮНЕСКО, люди вне зависимости от пола, возраста и национальности, семьи и друзья вместе делают кимчи, чтобы им поделиться с нуждающимися. Более 5 тысяч человек принимают участие в ежегодном фестивале кимчи четвертый год подряд. #나눔재단 #korea #southkorea #seoul #gsm #visitseoul #GlobalSeoulMate #서울김장문화제 #김장 #김치 #보쌈김치 #보쌈파티 #bossamkimchi #bossamparty

A post shared by Alina Kim (@green_munchkin) on

Kimchi merupakan salah satu makanan pendamping (acar) khas Korea yang selalu ada setiap menyantap hidangan apapun. Festival ini diadakan pada 24-28 Oktober dengan berbagai kegiatan seru seperti pengalaman membuat kimchi sendiri, mencicipi kimchi dan mengetahui jenis-jenis kimchi Korea.