sepeda-amsterdam

AGolf.xyz– Kota Amsterdam telah melarang penyewaaan Airbnb di tiga area yang merupakan bagian dari pusat kota bersejarahnya. Diantaranya Burgwallen-Oude Zijde, Burgwallen-Nieuwe Zijde, dan Grachtengordel-Zuid.

Pemerintah Amsterdam mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, 25 Juni, mengatakan bahwa perubahan akan berlaku pada 1 Juli. Sementara untuk daerah lain di kota itu, tuan rumah Airbnb harus mendapatkan izin penyewaan rumah mereka kepada wisatawan dan hanya maksimum untuk 30 hari per tahun untuk grup yang tidak lebih dari empat orang. Selain itu, tuan rumah Airbnb di Amsterdam (di distrik di mana perusahaan masih dapat beroperasi) harus menyerahkan laporan kepada pejabat kota setiap kali rumah mereka disewa.

Keputusan ini diambil setelah pemungutan suara penduduk dan organisasi lokal, di mana 75 persen melarang pelarangan aplikasi berbagai rumah dari operasi di bagian-bagian kota tertentu. Selain itu, keputusan ini juga mempertimbangkan adanya ledakan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir, di mana pemerintah dan dewan pariwisata hanya mencari wisatawan berkualitas.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“1 dari 15 rumah di Amsterdam disewakan secara online dan telah meningkat lima kali lipat di berbagai platform sewa. Dan total sekitar 25.000 iklan ditawarkan per bulan,” bunyi pernyataan dewan pariwisata kota. “Karena peningkatan ini, penyewaan wisata rumah memiliki dampak yang semakin negatif pada kualitas hidup di berbagai lingkungan Amsterdam.”

View this post on Instagram

#beautiful #amsterdam #canal #autumn

A post shared by Lulululu (@lulu.516) on

Wakil walikota Laurens Ivens menambahkan bahwa pelarangan tersebut juga dapat berpotensi menyebar ke bagian kota lainnya.