Kaske Lee Maekyung Open
Asian Tour Flagstick / Asian Tour

AGolf.xyz – Asian Tour menjadi salah satu tur dunia yang kehilangan cukup banyak turnamen karena virus corona. Bersama European Tour, keduanya ditinggal turnamen nasional Hero Indian Open dan Maybank Championship yang memberikan hadiah terbesar di Asia Tenggara, USD3.000.000 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menjadi sanction tunggal, Asian Tour juga perlu merelakan Royal Cup di Thailand dan Bangabandhu Cup Golf Open 2020 di Bangladesh, yang seharusnya diadakan bulan Maret ini. Dari keempat turnamen tersebut, belum ada keputusan batal yang diutarakan karena Asian Tour (dan European Tour) masih menanti perubahan jadwal di sisa tahun 2020.

Kekosongan yang sedang dialami Asian Tour ini, membuat Ketua dan CEO Cho Minn Thant menuliskan surat kepada para fans Asian Tour terkait masa depan musim 2020, seperti dilansir asiantour.com.

Seperti kita ketahui bersama, berbagai turnamen internasional yang seharusnya dimainkan bulan Maret, April, dan Mei hampir seluruhnya dibatalkan atau ditunda. Situasi itu juga terjadi di Asian Tour, dan kami tidak dapat mengetahui kapan musim 2020 dimulai kembali.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Saat ini, kami menunda Asian Tour dan Asian Development Tour (ADT) dan kami yakin, ini menjadi keputusan terbaik untuk memastikan keamanan dan kesehatan kepada komunitas golf, pihak turnamen, pemain, ofisial, negara tuan rumah, relawan, dan tentu saja fans.

Dengan kejadian penundaan ini, kami juga membuka kemungkinan musim 2020 dapat diperpanjang hingga tahun 2021.

Belum tergambar jelas akan jadi seperti apa, tetapi kami perlu menantikan kabar terbaru dari badan kesehatan dunia terkait kondisi virus corona ini. Sekali saja WHO mengizinkan untuk melanjutkan turnamen 2020, kami akan melakukan sebaik mungkin.

Semoga kalian semua dalam keadaan aman dan selalu lakukan setiap saran yang diwajibkan dalam kondisi seperti ini.

Salam,

Cho Minn Thant

Komisioner dan CEO

Asian Tour