Royale Jakarta Golf Club
pemandangan Royale Jakarta Golf Club / IndonesianMasters.co.id

AGolf.xyz – Asian Tour 2018 segera mengakhiri musimnya di BNI Indonesian Masters pada pekan depan, 13-16 Desember. Untuk kedua kalinya secara beruntun, Indonesia dipercaya menjadi penutup musim Asian Tour, sekaligus menutup kalender turnamen golf profesionaldi dunia  selama 2018.

BNI Indonesian Masters yang kembali dihelat di Royale Jakarta Golf Club sejak edisi pertamanya 2011 lalu, mengundang juara bertahan Justin Rose dan rekan sejawatnya Henrik Stenson kali ini. Selain Rose dan Stenson yang merupakan pasangan emas-perak Olimpiade Rio 2016, deretan pegolf Asia tidak kalah menariknya.

Perburuan terakhir Top-60 kartu Asian Tour 2019, diprediksi berlangsung ketat seperti juga penyerahan Asian Tour Habitat for Humanity Standings. Shubhankar Sharma yang memuncaki klasemen pengumpulan hadiah itu, hanya tinggal menunggu penyerahan resminya saja di akhir BNI Indonesian Masters nanti.

“Tahun ini merupakan musim yang memberikan pelajaran berharga untuk karier saya. Bermain di semua mayor, merupakan kesempatan langka bagi saya di usia semuda ini,” ujar Sharma yang baru berusia 22 tahun.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“BNI Indonesian Masters yang menjadi penutup Asian Tour 2018, merupakan turnamen yang perlu saja jaga konsistensinya,” tambahnya.

Prestasi cemerlang Sharma semakin sempurna saat dirinya didapuk sebagai Rookie Terbaik European Tour beberapa waktu lalu. Menjuarai Joburg Open dan Maybank Championship, Sharma menutup musim European Tour 2018 dengan predikat yang pernah dimiliki Brooks Koepka pada 2014, Sergio Garcia 1999, dan Thomas Bjorn 1996.

Top-60

Setiap tahunnya, Asian Tour memberikan perpanjangan kartu kepada mereka yang finis Top-60 di akhir Habitat for Humanity. Saat ini, Lee Soomin dari Korea menjadi pegolf yang berada di posisi terujung dengan USD70.380. Nicholas Fung (No. 62) dan Liu Yanwei (67) akan memperjuangkan tempatnya di tahun 2019, saat bermain di Jakarta nanti.

Dari deretan pegolf Indonesia, peringkat tertinggi dicapai Danny Masrin di urutan 114. Dengan total hadiah USD22.078, perlu hasil yang cukup tinggi hingga juara untuk menerima kartu Asian Tour pertamanya.