Trofi AT&T Pebble Beach Pro-Am yang diperebutkan dalam duel Phil Mickelson vs Nick Taylor / PGA Tour
Trofi AT&T Pebble Beach Pro-Am yang diperebutkan dalam duel Phil Mickelson vs Nick Taylor / PGA Tour

AGolf.xyz – Pebble Beach Golf Links sebagai tuan rumah AT&T Pebble Beach Pro-Am akhir pekan kemarin, memiliki sedikit kejanggalan dengan tidak hadirnya deretan pegolf terbaik selama empat putaran. Seperti diberitakan Golfweek.com, total poin ranking dunia OWGR yang diterima sang pemenang, Daniel Berger hanyalah 30 poin saja.

Jumlah tersebut jauh lebih kecil dari 58 poin yang ditawarkan Phoenix Open maupun Farmers Insurance Open dua pekan sebelumnya. Apabila dibandingkan, 30 poin OWGR hanya 6 poin lebih tinggi dari turnamen alternate Bermuda Championship ataupun Corales Puntacana Resort and Club Championship, yang diadakan bersamaan dengan turnamen mayor ataupun World Golf Championship.

Keanehan ini, salah satunya dapat diakibatkan karena nihilnya turnamen pro-am walaupun Pebble Beach masih menaruh sebutan “Pro-Am” di nama turnamennya. Selain itu, turnamen European Tour yang cukup menarik menjadi alasan lainnya.

Ketika The American Express lalu, turnamen tersebut diadakan bersama Abu Dhabi HSBC Championship yang mulai 2019 diangkat sebagai Rolex Series dengan hadiah minimum USD7 juta. Tawaran menarik tersebut, tak ingin dilewatkan pegolf terbaik Eropa dan Amerika untuk pergi ke Abu Dhabi alih-alih bertanding di California.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tahun ini, Pebble Beach Pro-Am diadakan sepekan setelah Saudi International di European Tour. Turnamen tersebut memberikan 54 poin kepada Dustin Johnson yang kembali memetik gelar keduanya di Arab Saudi. Usai kemenangannya, DJ memilih menikmati waktunya dari rumah dibandingkan pergi ke Pantai Barat setelah perjalanan panjang.

Alasan lainnya, ketiadaan Pro-Am. Golfweek menuturkan, profesional cenderung bermain lebih baik tanpa adanya amatir. Hal tersebut cukup terlihat dengan datangnya beberapa pegolf yang memilih The American Express dibanding Abu Dhabi, yang berujung pada hadiah 46 poin OWGR. Namun, jika mengacu pada hipotesis yang sama, hal tersebut tidak terjadi di Pebble Beach. Belum dapat dipastikan apa dampak pro-am pada turnamen ini.

Tetapi, minimnya jumlah lapangan yang digunakan karena field yang semakin sedikit akibat pandemi, dapat menjadi salah satu alasannya. Tahun-tahun sebelumnya, para profesional dan amatir dapat memainkan 6 jam untuk satu putaran di setiap lapangannya.

Semoga saja tahun depan kondisi ini bisa berbalik ketika amatir dapat bermain lagi.

Cuaca.

The American Express tidak memiliki permasalahan yang mengganggu saat turnamen berlangsung. Namun, Pebble Beach lebih basah karena hujan selama turnamen kemarin. Monterey Peninsula sebagai lapangan ketiga, ditiadakan oleh komite pertandingan karena memberikan sedikit tantangan kepada para pemain dengan green yang soft.

Terakhir, jadwal turnamen berikutnya. Pebble Beach Pro-Am diadakan sebelum Genesis Invitational dengan hadiah besar USD9,3 juta. Sepekan setelahnya, ada World Golf Championship yang dialihkan ke The Concession, Florida dari Meksiko. Turnamen tersebut mengawali Florida Swing bersama Arnold Palmer Invitational, THE PLAYERS Championship, dan Honda Classic. Jadwal yang sulit untuk dilewatkan bagi pegolf terbaik.

Bagi The American Express, mereka cukup menguntungkan para pemain yang ingin merasakan West Coast Swing. Setelah satu atau dua turnamen di Hawaii, pemain dapat menggunakan turnamen ini sebelum beristirahat atau pemanasan satu dua turnamen sebelum masuk bulan Maret.

Apabila kondisi ini berlangsung secara terus-menerus, AT&T Pebble Beach Pro-Am bisa kehilangan pegolf terbaiknya. Selain karena banyak pegolf PGA Tour yang ingin fokus pada turnamen besar seperti World Golf Championship, THE PLAYERS, dan FedExCup Playoffs, mereka juga ingin fokus untuk mengikuti Ryder Cup bulan September ini.

AT&T Pebble Beach Pro-Am diharapkan dapat melakukan beberapa strategi penting agar kejadian terburuk itu tidak terjadi di masa depan.