AGolf.xyz– Balenciaga selalu menghadirkan berbagai terobosan baru dan unik yang mengguncang dunia fashion. Rumah mode dari Spanyol ini pernah membuat heboh dari jaket parka (tujuh jaket ditumpuk menjadi satu), gabungan kemeja dan kaos, heels bertema dollar, hingga tas belanja ikonik. Seperti halnya dalam Paris Fashion Week (PFW) SS19 Balenciaga menghadirkan koleksi busana bertema ‘dampak teknologi untuk dunia fashion’.

Direktur Kreatif Balenciaga, Demna Gvasalia ingin membuat sebuah gebrakan untuk mengeksplorasi dampak teknologi pada masyarakat terutama terhadap fashion. Hingga dihasilkan sebuah pertunjukan mode yang menggabungkan kecanggihan teknologi dan fashion.

Balenciaga menghadirkan koleksi busana dalam potongan unik yang terinspirasi dari teknologi. Seperti blazer kotak-kotak, setelan pahatan dan bahu tajam, jaket berlapis korset, gabungan pakaian kerja dengan street style. Selain itu ada juga koleksi gaun tebal yang dilapisi motif Powerpoint Clip Art.

View this post on Instagram

Balenciaga Bags ?? S/S 19 #Balenciaga

A post shared by Believe in something bigger.DG (@demnagvasaliadaily) on

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Diantara semuanya koleksi yang paling menarik perhatian adalah sebuah gaun hitam yang dipenuhi dengan kata cetak “Balenciaga” dengan serangkaian font Microsoft Word. Balanciaga juga menghadirkan berbagai aksesoris unik seperti tas dalam bentuk asimetris. Selain koleksi fashion yang menarik perhatian, Balenciaga mendesain panggung runaway dengan menggabungkan teknologi.

Tampilan runaway dari Balenciaga melewati sebuah terowongan kaleidoskop yang dimaksudkan untuk meniru kerja bagian dalam sebuah komputer. Para model akan berjalan melalui terowongan sempit dengan langit-langit melengkung dan lantai semi-reflektif di Cite du Cinema Paris.

Keseluruhan runaway ditutupi dengan layar digital yang digunakan untuk menunjukkan instalasi seni digital yang beraneka warna. Panggung runaway ini dirancang oleh seniman Kanada Jon Rafman. “Kami ingin menciptakan ide di dalam pikiran digital seseorang,” kata Gvasalia dilansir dari dezeen.com. “Melalui teknologi, kita dapat membawa orang ke dalam realitas lain”.

Sebelum pertunjukan dimulai, terowongan akan memproyeksikan kode pemograman dan pesan start-up digital. Hal ini dimaksudkan untuk membangkitkan sensasi berada di dalam komputer. Sepanjang pertunjukan busana gambar-gambar di terowongan akan menampilkan serangkaian afegan yang berbeda. Mulai dari tabel periodik beraneka warga hingga struktur logam yang menjulang tinggi.