AGolf.xyz– Desainer asal Surabaya, Gita Orlin siap meramaikan gelaran busana Den Haag Fashion Show 2018 yang akan diselenggarakan pada 7 Desember 2018 di Museon, Stadhouderslaan 37, Den Haag, Belanda.

Dalam pagelaran ini Gita Orlin akan mengusung tema “Darkness of Heritage” yang mengangkat batik Trenggalek. Gita akan menghadirkan 6 look busana dalam label Orlin Boutique dengan potongan feminim namun tetap terlihat glamor.

Pada gelaran Den Haag Fashion Week, enam karya yang akan dihadirkan Gita meliputi dress, outer dan blazer. Busana yang dibawakan sebagian besar dibuat bertumpuk dan tebal karena bertepatan dengan musim dingin di Belanda. Sang desainer ingin memperkenalkan batik Trenggalek khas Jawa Timur ke kancah internasional.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Merancang busana menggunakan bahan batik Trenggalek memiliki kesulitan tersendiri, oleh karenanya ia dominan menggunakan warna hitam. Koleksi busana Gita lebih fokus  pada teknik pewanaan agar mempertahankan motif tradisional namun tetap terlihat glamor. Warna yang diaplikasikan pada batik Trenggalek tersebut melalui pewarnaan alami yakni dengan buah mengkudu agar terlihat lebih antik dan indah.

View this post on Instagram

Bissmillahhh..😘😘😘💝💝💝

A post shared by Orlin Boutique (@gitaorlin) on

Gita mencoba untuk mengangkat ciri khas batik Trenggalek seperti Sekar Jagad dan Parang dengan penggunaan warna yang unik. Gita juga mengkombinasikan batik Trenggalek dengan bahan-bahan seperti sutra, organza dan brokat serta penambahan detail-detail Swarovski dan payet yang akan membuat terlihat mewah.

Salah satu busana yang akan dihadirkan adalah sebuah dress warna hitam dengan kombinasi batik Trenggalek. Gaun ini memiliki lengan panjang balon dengan detail ruffle hitam pada bagian dada dan hiasan kerah dengan aneka manik-manik yang memberikan kesan mewah. Serta dipadukan dengan topi floppy straw berwarna hitam.