Logo SMI / ptsmi.co.id
Logo SMI / ptsmi.co.id
Logo SMI / ptsmi.co.id

AGolf – Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai mencatatkan obligasi berkelanjutan I PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tahap pertama 2016 senilai Rp5 triliun.

Kepala Penilaian Perusahaan 3 BEI Goklas Tambunan dalam siaran pers di Jakarta, Senin, mengemukakan bahwa obligasi itu terdiri atas empat seri, yakni Seri A (SMII01ACN1) dengan nilai nominal Rp2,298 triliun berjangka waktu 3 tahun, Seri B (SMII01BCN1) dengan nilai nominal Rp1,328 triliun dengan jangka waktu 5 tahun.

Selanjutnya, Seri C (SMII01CCN1) dengan nilai nominal Rp700 miliar berjangka waktu 10 tahun dan Seri D (SMII01DCN1) dengan nilai nominal Rp674 miliar dengan jangka waktu 15 tahun.

“Hasil pemeringkatan untuk obligasi ini adalah AAA (idn) (triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,” katanya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Dengan pencatatan obligasi yang diterbitkan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2016 mencapai 67 emisi dari 46 emiten senilai Rp96,53 triliun.

Dengan pencatatan itu, lanjut dia, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 312 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp307,91 triliun dan 20 juta dolar AS, diterbitkan oleh 104 emiten.

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp1.770,95 triliun dan 1.240 juta dolar AS. Tujuh efek beragun aset (EBA) senilai Rp3,07 triliun.