AGolf.xyz– Pandemi COVID-19 yang mulai terkendali di China membuat ekonomi kembali bergeliat. Beijing Motor Show yang dibatalkan bulan lalu, kembali dijadwalkan berlangsung mulai 26 September – 5 Oktober 2020.

Acara ini sedianya digelar pada 21 April lalu, tetapi, seperti banyak pameran otomotif lainnya termasuk Jenewa, Detroit, dan Paris, acara ini mundur karena pandemi COVID-19.

Acara ini adalah acara otomotif internasional pertama tahunan yang ditunda, sebelum Jenewa dibatalkan pada menit terakhir. Pada saat itu Beijing secara teratur menggunakan bahan kimia dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus, sehingga keputusan itu masuk akal.

View this post on Instagram

кажется, жизнь налаживается! Пекинский автосалон все-таки состоится и станет главной профильной выставкой в мире в 2020 году. Организаторы мероприятия, почувствовав отступление коронавируса в Поднебесной, назвали новые даты проведения моторшоу. Все подробности – у нас на сайте: китайские-автомобили.рф/2020/04/03/pekinskij-avtosalon-2/ А мы уже предвкушаем!) . . . . . #autochina #autochina2020 #beijingmotorshow #covid-19 #china #автосалоны #autoshow #motorshow #китайскиеавто #китайскиеавтомобили

A post shared by Китайские автомобили. Сайт №1 (@auto_china24) on

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Penundaan acara ini merupakan pukulan bagi industri mobil Cina yang berjuang untuk pulih dari dua penurunan pasar berturut-turut pada 2018 dan 2019.

Cina tetap menjadi pasar terbesar di dunia untuk mobil baru, dengan 22,3 juta terdaftar tahun lalu. Hingga 2018, Cina menikmati 20 tahun pertumbuhan yang tak tertandingi sejak penurunan terakhir pada 1997.

Pameran motor Beijing dan Shanghai telah berkembang menjadi signifikan secara internasional. Pameran mobil di Beijing menerima sekitar 800.000 pengunjung setiap tahun, sekitar 5500 di antaranya dari luar negeri dan menampung sekitar 1.200 peserta pameran dari 14 wilayah.