Rolex Rankings / Womens Golf
Rolex Rankings / Womens Golf

AGolf.xyz – Ranking dunia wanita tidaklah setua Official World Golf Ranking (OWGR) milik pria yang telah dimulai sejak April 1986. Baru dua dekade berikutnya, Rolex Rankings diperkenalkan pada pekan 20 Februari 2006. Annika Sorenstam menjadi pegolf No.1 dunia saat itu.

Dua tahun sejak peluncurannya, Sorenstam mengukir 34 Top-10 dari 41 penampilannya di seluruh dunia. Dia juga meraih 21 gelar termasuk tiga gelar mayor, tepat sebelum pensiunnya di tahun 2008. Dari ranking No.1 dunia, ia menguasai posisi ini selama 61 pekan sebelum tergantikan Lorena Ochoa yang mendominasi 158 pekan beruntun.

Di No.1 dunia, Ochoa menghasilkan 17 gelar dari total 27 gelar di LPGA Tour. Itu menjadi catatan terbesar No.1 dunia di era Rolex Rankings. Menurut LPGA Tour, dia juga memiliki rata-rata poin 13,76 sepanjang kariernya. Pada salah satu titiknya, Ochoa mencetak rekor sebagai satu-satunya pegolf dengan rata-rata poin melewati 19 poin selama 22 minggu.

Pada Juni 2008, rekor tertinggi 19,90 poin menjadi rekor yang mustahil dipecahkan hingga saat ini. Dari penghitungan 104 pekan atau dua tahun, Lorena mengumpulkan 19 gelar antara Juni 2006-Juni 2008 dengan dua mayor di British Open 2007 dan ANA Inspiration 2008.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone
Lorena Ochoa pensiun dari No.1 dunia
Lorena Ochoa tinggalkan turnamen kompetitif di golf / PGA.com

Jumlah Gelar Terbanyak dari No.1

Lorena Ochoa – 17 gelar

Yani Tseng – 10

Lydia Ko – 6

Inbee Park – 6

Annika Sorenstam – 3

Rincian No.1

Terdapat 14 pegolf dari 9 negara yang menguasai No.1 dunia. Korea mengirimkan jumlah perwakilan terbanyaknya dengan lima pegolf. Amerika Serikat ada di posisi kedua dengan dua pegolf, dan disusul Taiwan, Jepang, Meksiko, Selandia Baru, China, Swedia, dan Thailand masing-masing satu pegolf.

Jika diurutkan, berikut ini seluruh pegolf yang sempat berada di No.1 dunia.

– Annika Sorenstam (Swedia), pertama kali pada 21 Februari 2006

– Lorena Ochoa (Meksiko), 23 April 2007

– Jiyai Shin (Korea), 3 Mei 2010

– Ai Miyazato (Jepang), 21 Juni 2010

– Cristie Kerr (Amerika), 28 Juni 2010

– Yani Tseng (Taiwan), 14 Februari 2011

– Stacy Lewis (Amerika), 18 Maret 2013

– Inbee Park (Korea), 15 April 2013

– Lydia Ko (Selandia Baru), 2 Februari 2015

– Ariya Jutanugarn (Thailand), 12 Juni 2017

– So Yeon Ryu (Korea), 26 Juni 2017

– Sung Hyun Park (Korea), 6 November 2017

– Shanshan Feng (China), 13 November 2017

– Jin Young Ko (Korea), 8 April 2019

Menghitung jumlah pekan, berikut ini lima pegolf dengan No.1 dunia terbanyak. Berdasarkan penghitungan LPGA Tour, kelimanya menguasai 73% dari seluruh pekan No.1 dunia sejak 2006. Sembilan pegolf lainnya hanya berkisar 5 pekan hingga 46 minggu milik Jin Young Ko saat ini.

– Lorena Ochoa 158 pekan, terakhir kali pada 2 Mei 2010

– Yani Tseng 109 pekan, 17 Maret 2013

– Inbee Park 106 pekan, 29 Juli 2018

– Lydia Ko 104 pekan, 11 Juni 2017

– Annika Sorenstam 61 pekan, 22 April 2007

Inbee Park mencapai No.1 dunia sebanyak empat kali antara 2013-2018. Catatan tersebut menjadi jumlah terbanyak yang kemudian diikuti Sung Hyun Park pada 2017-2019. Hyun Park bergantian dengan Shanshan Feng, Ariya Jutanugarn, dan Jin Young Ko.

Jumlah Pekan 10 Besar Dunia

Suzann Pettersen – 437 pekan

Cristie Kerr – 393 pekan

Inbee Park – 345 pekan

Karrie Webb – 334 pekan

Di luar No.1 dunia, Inbee Park menghabiskan setengah waktunya (48%) di Top-10 dunia. Ini menjadi rekor terbesar ketiga di belakang Suzann Pettersen dan Cristie Kerr.

No.2 Dunia
Nelly Korda siblings LPGA Tour
Nelly Korda dengan trofi LPGA Taiwan Championship 2018 / LPGA Tour

Sejak 2006, terdapat 9 pegolf yang pernah mencapai No.2 dunia namun No.1 hanya angan-angan untuk mereka. Berikut daftarnya jika diurutkan dari peluncuran pertama.

Paula Creamer, Michelle Wie, Karrie Webb, Suzann Pettersen, Na Yeon Choi, Brooke Henderson, Lexi Thompson, Minjee Lee, Nelly Korda

Keempat pegolf terakhir tengah mengusahakan No.1 dunia dalam empat tahun terakhir. Nelly Korda ada di No.2 pada 16 Maret 2020, Lexi pada 17 Juni 2019, Minjee pada 10 Juni 2019, dan Henderson pada 25 Juli 2016.

Nelly Korda punya peluang menjadi pegolf ketiga Amerika di No.1 dunia, berbekal empat gelar dalam dua tahun terakhir. Korda akan membuktikan hal tersebut saat Rolex Rankings melanjutkan kembali penghitungannya saat turnamen LPGA Tour pertama di Drive On Championship, mulai 31 Juli mendatang.

Trivia

Sejak 2006, terdapat total 15 negara berbeda yang telah merasakan 10 besar dunia. Brooke Henderson (Kanada), Georgia Hall (Inggris), Carlota Ciganda (Spanyol), dan Moriya Jutanugarn (Thailand) sempat mencicip Top-10.

Georgia Hall menjadi pegolf pertama asal Inggris yang menempati 10 besar dunia, terdorong gelar mayor Women’s British Open 2018. Sempat mencapai peringkat terbaik No.6, Hall hanya menikmati 30 pekan Top-10 dunia sebelum keluar pada Maret 2019.

Ariya Jutanugarn dan Moriya Jutanugarn menjadi kakak-adik pertama yang saling mengisi Top-10 di waktu yang sama pada 2018. Terdapat 10 pekan beruntun keduanya ada di 10 besar. Kakak Nelly Korda, Jessica Korda pernah mencapai Top-10 yang terakhir kali terjadi pada 2018.

Musim gugur 2019, Korea menjadi negara pertama yang mengkudeta tiga besar dunia. Jin Young Ko, Sung Hyun Park, dan Jeongeun Lee6 saling menempati No.1-2-3.