AGolf– British Airways menjadi maskapai penerbangan pertama yang menjalankan self-service biometric boarding gate pada penerbangan keluar Amerika Serikat. Dilansir dari Lonely Planet Travel News, Kamis (4/1), maskapai ini melakukan uji coba di Los Angeles Airport setelah sebelumnya menggunakan teknologi baru tersebut pada penerbangan domestik mereka di Terminal 5 Bandara Heathrow, Inggris.

Teknologi terbaru tersebut telah dipasang di tiga tribun Terminal Internasional Tom Bradley dan menurut British Airways, uji coba akan berlangsung sampai Februari 2018.

Layanan baru tersebut diharapkan dapat mengubah pengalaman pelanggan dengan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk naik pesawat terbang. Dibuat oleh Vision-Box, perusahaan teknologi multinasional yang berkantor pusat di Lisbon, teknologi terbaru itu memungkinkan para pelancong untuk masuk hanya dengan melihat ke dalam sistem pengambilan wajah beresolusi tinggi.

Dengan demikian penumpang tidak memerlukan dokumen perjalanan atau boarding pass lagi. Teknologi ini memberikan gambar biometrik unik dari setiap pelancong untuk otoritas Perlindungan Kepabeanan dan Perbatasan AS pada proses imigrasi awal.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Setelah memverifikasi identitas penumpang, pintu gerbang terbuka dan para penumpang bisa naik pesawat. Inisiatif baru ini dibangun berdasarkan teknologi yang sudah digunakan oleh British Airways dalam penerbangan domestiknya dari Heathrow.

“Kami menggunakan teknologi biometrik yang sekarang dikenal dan dipercaya oleh konsumen karena memberikan pengalaman yang nyaman, andal dan aman. Langkah maju untuk memodernisasi operasi kami adalah yang pertama di industri ini, dan kami akan terus bekerja sama dengan bandara di seluruh dunia untuk mengembangkan teknologi ini, dan merevolusi cara orang melakukan perjalanan,” ujar Carolina Martinoli, Director of Brand and Customer Experience British Airways.