JFW 2019
AGolf.xyz– Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 saat ini masih berlangsung hingga 26 Oktober mendatang. Bererapa brand dan desainer dalam negeri maupun luar negeri saling berkolaborasi untuk menghadirkan koleksi terbaik mereka. British Council adalah salah satu penampil yang menghadirkan kolaborasi antara desainer Indonesia dan Inggris.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari program UK/Indonesia 2016-2018 mode inklusif dari desainer ternama Inggris, Teatum Jones dan dua desainer Indonesia, Sean dan Sheila (brand Sean Sheila).
Berbeda dengan peragaan busana lainnya, ketiganya sepakat untuk melibatkan penyandang disabilitas dan masyarakat umum. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengkampanyekan inklusivitas dalam dunia mode.
“Peragaan mode inklusif yang dihadirkan oleh Teatum Jones dan Sean Sheila di UK/ID Festival 2018 merupakan salah satu wujud keberhasilan kerja sama. Dengan perbedaan budaya, bahasa dan kemampuan yang menjadi perekat untuk menghasilkan karya inspiratif dan iklusif,” kata Direktur British Council Indonesia, Paul Smith dilansir dari jakartafashionweek.com, Selasa (23/10).
“Pagelaran mode ini merupakan puncak kolaborasi para desainer yang terlibat dalam sejumlah kegiatan bersama fotografer mode Hilarius Jason Pranata. Selain itu kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat menikmati suguhan kreativitas, inkuslif, terlepas dari disabilitas seperti yang ditunjukkan oleh kolaborasi Teatum Jones dan Sean Sheila,” kata Adam Pushkin, Direktur Seni dan Industri British Council Indonesia.
Desainer Sean dan Sheila menghadirkan busana kasual dalam ragam warna hijau, kuning dan hitam. Sebagian busana yang ditampilkan Sean Sheila memiliki aksen emas, detail ruffle dengan potongan loose, cut out dan rok.
Sedangkan koleksi Teatum Jones bernuansa segar dan feminim dalam beberapa pilihan warna biru, putih, hitam dan merah. Teatum Jones lebih mengedepankan desain minimalis dengan permainan print bunga dan tekstur yang membuat orang terpesona.