carscoops

AGolf.xyz– SUV mewah akhir-akhir ini tengah menjadi tren. Beberapa pabrikan mobil mewah telah merancang dan merilis mobil berotot dengan standar kemewahan tinggi misalnya Aston Martin, BMW, atau Lexus. Tapi sepertinya Bugatti tidak tertarik untuk mengikuti tren ini.

CEO Stephen Winkelmann menjelaskan bahwa model SUV tidak akan ada dalam rencana perusahaannya. Bugatti tidak ingin ikut serta dengan produsen mobil lain yang bermain dalam segmen SUV.

Dilansir dari carscoops, Jumat (1/2), Bugatti masih tetap pada rencana bisnisnya untuk menghadirkan mobil-mobil yang eksotis dan fokus untuk membuat supercar.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Tidak akan ada mobil SUV dari Bugatti. Kami hanya fokus ideologi dan sejarah,” ujar singkat Winkelmann.

Hingga saat ini, Bugatti masih merahasiakan model selanjutnya yang akan menjadi bagian dari perayaan ulang tahun mereka. Desas-desus yang beredar bahwa mobil tersebut tidak akan memiliki kecepatan yang tinggi. Nantinya akan ada aspek lain yang ingin ditonjolkan oleh model edisi spesial tersebut.

“Kecepatan puncak bukan prioritas utama Bugatti. Mobil-mobil kamu bisa berakselerasi begitu bertenaga dan melesat cepat, sangat cepat,” kata Winkelmann.

Salah satu contoh adalah model terakhir Bugatti yaitu Divo, mengusung mesin quad-turbocharged 8.0-liter W16 yang menghasilkan tenaga 1.479 daya kuda. Wingkelmann mungkin bisa mengakui bahwa mobil berkecepatan tinggi bukanlah prioritas utama mereka, tetapi kenyataannya mobil tersebut dapat mencapai kecepatan 380 kilometer per jam.

Sepertinya Bugatti memiliki pemikiran dan cara pandang sendiri melihat segmen Sport Utility Vehicle atau SUV yang sedang tren ini. Padahal, beberapa produsen mobil lain sudah mulai masuk pada segmen SUV ini seperti Bentley Bentayga, Lamborghini Urus, Rolls-Royce Cullinan dan yang akan hadir segera yaitu Aston Martin.