Ernie Els, Kapten Tim Internasional di Presidents Cup 2019 / AGolf Design
Ernie Els, Kapten Tim Internasional di Presidents Cup 2019 / AGolf Design

AGolf.xyz – Kapten Tim Internasional, Ernie Els telah mengumumkan keempat pilihannya atau Captain’s Pick pagi ini, Kamis (7/11). Sungjae Im, Joaquin Niemann, Adam Hadwin, dan Jason Day melengkapi ke-8 pegolf yang lebih dulu lolos via Kualifikasi bulan Agustus lalu.

Lengkap sudah 12 pegolf di Royal Melbourne Golf Club, Australia, Kapten Els mencatatkan rekor termuda di Tim Internasional. Dengan rata-rata 29 tahun, skuad Tim Internasional semakin muda dalam 4 edisi terakhir.

Selain itu, Tim Internasional juga terlihat lebih berwarna. Terdapat 9 negara berbeda sebagai jumlah terbanyak untuk tim ini, yakni Afrika Selatan, Australia, Chile, China, Jepang, Kanada, Korea, Meksiko, dan Taiwan. Empat negara melakukan debutnya di tim, Li Haotong dari China, C.T. Pan Taiwan, Abraham Ancer Meksiko, serta Captain’s Pick Joaquin Niemann Chile.

Secara total, ke-12 pegolf di Tim Internasional telah mengumpulkan 22 penampilan Presidents Cup dengan 6 pegolf bertindak sebagai rookie.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Mengenal lebih jauh siapa saja pilihan Kapten Els, berikut ini statistiknya dilansir Presidents Cup.

Jason Day

Penampilan 2019 menjadi kali kelima pegolf yang berakhir di kualifikasi No.9 itu. Sebagai mantan No.1 dunia dan mengenal atmosfer Australia dengan baik, Day akan menemani tiga Aussie yang lebih dulu lolos, Marc Leishman (No.1), Adam Scott (No.4), dan rookie Cameron Smith (No.8).

Sebagai salah satu veteran Presidents Cup, Day menorehkan angka negatif 5-11-4. Di format foursome, Day bahkan tak mampu mencetak kemenangan dengan 3 hasil halved dan lima kekalahan. Sedangkan partai single, ia berbagi 2-2 dari kemampuannya mencetak 22-14 di World Golf Championship berformat Match Play. Day memenangi dua gelar itu pada 2014 dan 2016.

Kembali ke Royal Melbourne, Day merupakan salah satu rookie saat Presidents Cup berkunjung ke Australia pada 2011 lalu. Masuk sebagai No.1 di akhir kualifikasi, Day hanya menyumbang 1,5 poin dari lima pertandingan. Baru dua tahun kemudian, Day memenangi Piala Dunia Golf 2013 bersama Adam Scott di lapangan ini.

Adam Hadwin

Menempati No.18 di kualifikasi, Hadwin kembali masuk skuad dari hasil 1 halved saja dua tahun lalu. Dipilihnya Hadwin oleh Kapten Els, karena konsistensi yang berhasil ia tunjukkan dengan runner-up Safeway Open dan T.4 Shriners Hospitals for Children Open. Hasil ini jauh lebih baik dari lima Top-10 di musim sebelumya.

Hadwin merupakan satu dari tiga pegolf Kanada yang bergabung di Tim Internasional. Sebelumnya, Mike Weir berperan saat 17-17 di edisi 2003 selain 2000, 2005, 2007, dan 2009. Graham DeLaet memainkan satu-satunya Presidents Cup pada 2013.

Sungjae Im

Im menjadi pegolf Korea ketiga yang dipilih Kapten setelah 2003 dan 2015. K.J. Choi yang dipilih sebagai wakil Korea pertama di Presidents Cup, membuat 2-3-0 dan disusul Bae Sang Moon untuk ‘menghormati’ tuan rumah Korea di Incheon.

Im yang hanya mengakhiri kualifikasi di No.11, mendapatkan tempatnya karena penghargaan Rookie Terbaik PGA Tour 2019. Pegolf 21 tahun itu memiliki 16 Top-25 dari 35 turnamen, dan mengakhiri musimnya hingga TOUR Championship. Di musim baru 2019/2020, Im mengoleksi dua Top-3 dari Sanderson Farms Championship dan ZOZO Championship.

Im menjadi satu di antara lima pemain Presidents Cup sebelum 22 tahun, mengikuti Ryo Ishikawa pada 2009, 2011, Jordan Spieth 2013, Hideki Matsuyama 2013, dan Joaquin Niemann (2019).

Joaquin Niemann

Merayakan ulang tahun ke-21 tepat Kamis (7/11) hari ini, Niemann menjadi pegolf Chile pertama di Tim Internasional. Meskipun berada di No.28 bulan Agustus lalu, Niemann memanas dengan gelar PGA Tour di A Military Tribute at The Greenbrier tepat di turnamen pembuka 2019/2020 lalu.

Mantan No.1 dunia amatir itu, menjadi pegolf keenam dari Amerika Selatan di Presidents Cup. Mereka ialah Carlos Franco dari Paraguay (1998-2000), Angel Cabrera dari Argentina (2005-2009, 2013), dan trio Jhonattan Vegas (Venezuela), Camilo Villegas (Kolombia), dan Emiliano Grillo (Argentina) dua tahun lalu.