In Gee Chun (Korea), Runner-up Portland Classic 2017/AGolf Design Team

AGolf.xyz- Turnamen LPGA pekan ini Cambia Portland Classic 2018 di Columbia Edgewater Country Club adalah destinasi berikutnya bagi LPGA Tour musim ini. Portland Classic pekan ini menjadi pelabuhan terakhir sebelum perhelatan mayor kelima musim ini Evian Championship 2018 dihelat pada 13 September 2018 mendatang di Perancis. Juara bertahan Stacy Lewis dipastikan absen karena sedang mengambil cuti hamil hingga musim depan, sedangkan runner-up Portland Classic tahun lalu In Gee Chun akan kembali merumput demi membayar kegagalannya di Columbia Edgewater tahun 2017 lalu.

Di Portland Classic 2017, Chun dan Lewis sama-sama memimpin saat melangkah ke partai final, namun Lewis berhasil mencetak angka 3-under par 69 dan sukses menyabet trofi kemenangan hanya dengan unggul 1 stroke dari Chun. Para pemenang Portland Classic sebelumnya seperti Brooke Hederson (2015, 2016), Austin Ernst (2014) dan Mi Jung Hur (2009) dipastikan turun gunung pekan ini.

Portland Classic pekan ini adalah edisi ke-47 dan menjadi turnamen berkelanjutan tertua di LPGA Tour sejak edisi perdana di tahun 1972 silam. Veteran Nancy Lopez menjadi satu-satunya pegolf yang mampu memenangkan turnamen golf ini sebanyak tiga kali (1985, 1987 dan 1992) dalam sejarah pernyelenggaraannya hingga saat ini.

Selama 47 edisi sebelumnya, para pemenang Portland Classic berasal dari 8 negara berbeda, yaitu Kanada, Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Swedia dan Inggris. LPGA Tour mencatat, hingga saat ini telah terjadi 10 kali playoff di Portland Classic sejak edisi perdana, yang terbaru adalah tahun 2014 lalu ketika Austin Ernst berhasil mengalahkan In Kyung Kim di playoff hanya dengan 1 par di hole tambahan yang pertama.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Turnamen Portland Classic pekan ini adalah turnamen favorit dari putri asli kelahiran Oregon Caroline Inglis. Tidak ada hal yang lebih istimewa lagi bagi Inglis selain beranjak dari tempat tidurnya sendiri di kota Portland pekan ini. “Rasanya istimewa sekali bisa bermain di rumah sendiri pekan ini dan tidur di kamar saya sendiri. Pekan ini saya akan bermain di lapangan saya sudah saya kenal sejak lama dan selalu merasa nyama saat bermain di sana. Saya sangat senang bisa kembali bermain di Portland,” ungkap Inglis mengenai turnamen kampung halamannya Portland Classic 2018, seperti dikutip dari LPGA.com, Selasa (28/8).

Lapangan Columbia Edgewater hanya membutuhkan waktu tempuh 20 menit dengan kereta komuter dari rumah Inglis dan tunangan resminya Taylor Klopp. Klopp melamar Inglis tepat di bulan Mei lalu, dan keduanya masih tercatat sebagai anggota dari Columbia Edgewater Country Club hingga saat ini. Pekan ini merupakan penampilan kedua Inglis di Portland Classic ini, dimana ia sempat tidak lolos cut di 2016 lalu. Inglis mengungkapkan ia mengincar finis apik 10 besar di Portland Classic, atau jika sanggup, maka kemenangan akan menjadi tujuan akhirnya pekan ini di kampung halamannya sendiri.

Di sisi lain, pegolf 7 gelar LPGA Sei Young Kim yang beberapa bulan lalu mencetak rekor skor sepanjang masa 31 under par di Thornberry Creek LPGA Classic memang sudah menjadi anggota LPGA Tour sejak 2015 lalu. Namun pekan ini Kim akan melakoni penampilan perdananya di Portland Classic.

Catatan dari Race to the CME Globe Terkini

Pekan ini menjadi penanda putaran ke-25 dari Race to the CME Globe. Ariya Jutanugarn masih kokoh berdiri di puncak dengan poin 3.468 diikuti oleh Brooke Henderson dengan poin 2.370. Minjee Lee duduk di posisi 3 dengan 2.334 poin diikuti Sung Hyun Park di posisi 4 dengan 2.088 poin dan Jin Young Ko dengan 1.987 poin di posisi 5.

Baca Juga: Race to CME Globe Points Standings Terkini

Poin-poin yang sudah dikumpulkan tersebut akan diatur ulang untuk ajang CME Group Championship di penutupan musim 2018 mendatang mengikuti Blue Bay LPGA, bersama dengan top 72 LPGA Members, juga para pegolf non-member dan amatir, mereka semua akan ikut berlaga di ajang tersebut. Lima pegolf yang meraih poin CME Globe terbanyak akan melangkan dengan mudah, dan jika menang di CME Group, salah satu dari mereka akan membawa pulang USD 1.000.000.

Meski begitu, secara matematis, para pegolf yang duduk di top 12 CME Globe memiliki kesempatan yang sama untuk meraih gelar Race to the CME Globe Champion dan memenangkan cek hadiah. Tahun 2017 lalu, Lexi Thompson menjadi pemenang CME Group Championship dan sukses membawa pulang 1 juta Dollar. Saat itu Thompson tercatat sebagai orang Amerika Serikat pertama yang berhasil menyabet kemenangan di Race to the CME Globe. Thompson juga sukses mengikuti jejak Lydia Ko di tahun 2014 dan 2015 dan Ariya Jutanugarn di 2016 sebagai pegolf-pegolf yang berhasil mengangkat trofi kristal CME Globe.