AGolf.xyz- Perusahaan pembuat cerutu Davidoff, kembali meluncurkan Davidoff Chef’s Edition. Tahun ini Chef’s Edition dirilis untuk ulang tahun ke-50 Davidoff dalam edisi terbatas. Cerutu Chef’s Edition ini awalnya dirilis pada tahun 2016 bersama dengan enam koki yang terkenal secara internasional. Sementara untuk edisi ulang tahun ke-50 ini dibuat bersama lima orang koki bintang Michelin dari seluruh dunia.

Lima koki tersebut adalah Thomas Keller, Alvin Leung, Klaus Efrot, Heiko Nieder dan Shaun Rankin. Kelima koki adalah perokok cerutu dan mereka memiliki dua belas bintang Michelin untuk semua restoran mereka.

“Salah satu yang ingin kita capai adalah cerutu yang dapat dinikmati sepanjang hari dan malam hari,” kata Keller dilansir dari lifestyleasia.com. “Untuk seorang koki tidak ada waktu yang ditetapkan untuk menikmati cerutu, Anda dapat duduk dan merokok cerutu. Mungkin pagi-pagi, atau mungkin larut malam. Sedangkan bagi saya menikmati cerutu bisa di lapangan golf pada sore hari. Jadi, kami menginginkan cerutu yang dapat dinikmati kapan saja.”

Cerutu edisi ulang tahun ke-50 ini mengambil pengaruh Republik Dominika serta inspirasi dari negara asal koki yakni, Jerman, Swiss, Inggris, Hong Kong dan Amerika Serikat. Ditambahkan perpaduan bahan seperti akar manis, lada szechuan, oakwood (kayu pohon ek). Sehingga akan bertransisi dengan rasa cokelat, kopi dan jintan yang kuat dan eukaliptus (pohon kayu putih dari Australia).

Setelah keseluruhan kompisisi bahan diperoleh kemudian akan dibawa dan diproses di pabrik cerutu Davidoff di Republik Dominika. Setelah diproses, blender master Davidoff mengambil beberapa profil rasa untuk dicoba dan akhirnya kelima koki setuju dengan satu cerutu.

Cerutu edisi terbatas ini hanya dibuat sebanyak 50.000 buah atau 5.000 kotak yang tersedia di seluruh dunia. Setiap kotak dijual seharga USD 350 yang terdiri dari 10 buah cerutu.