AGolf.xyz– Cuenca merupakan kota di sebelah selatan Ekuador yang persis di tengah Pegunungan Andes. Kota ini memiliki penduduk lebih dari 300 ribu jiwa.

Kota unik ini sudah memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1557 oleh pemerintah Spanyol di Amerika Selatan. Tidak heran, jika Cuenca masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site sejak tahun 1999 karena banyak bangunan tua beraksitektur Spanyol.

Dan berikut ini adalah deretan gereja terbaik di Cuenca dengan bangunan kuno, namun memiliki arsitektur indah di dalamnya.

1. Cuenca Cathedral

Cuenca Cathedral merupakan salah satu bangunan ikonik di Cuenca. Gereja tersebut letaknya tepat berada di depan Parque Calderon.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Gereja tersebut dirancang oleh arsitektur keturunan Jerman bernama Juan Bautista Stiehle dan dibangun pada tahun 1885. Dan sempat diperluas pada tahun 1975.

Bangunan ini memiliki perpaduan arsitektur bergaya Romanesque serta menghadirkan unsur dome. Bahkan, kaca gereja tersebut dibuat langsung oleh seniman tersohor Spanyol, Guillermo Larrazábal.

2. Iglesia San Blas

Gereja San Blas terletak di tengah Cuenca Historic Center, persis berada di depan Parque San Blas. Pembangunan gereja ini sudah dimulai sejak tahun 1557 saat awal mula dicetuskannya Kota Cuenca.

View this post on Instagram

São Brás contém uma rica história como Igreja, desde a colocação de sua primeira pedra, em 3 de maio de 1557. Para construção da Igreja foram utilizadas pedras dos edifícios destruídos de  Tomebamba que eram o centro administrativo do norte do Império Inca. A Igreja de São Brás possui uma fachada românica completamente coberta de mármore rosa. . . . #IglesiaSanBlas #Iglesia #Cuenca #InstaCuenca #IgersCuenca #Ecuador #Equador #InstaEcuador #IgersEcuador #EcuadorTuLugarEnElMundo #VisitEcuador #ExploraEcuador #Sudamerica #SouthAmerica #Photography #Travel #TravelPics #InstaTravel #TravelGram #Tourism #Viagem #Trip #Viajar #ViagemEstadao #Wanderlust #Wanderluster #MissaoVT #NatGeoTravel #EcuadorTrip2019 #VoeGol

A post shared by Gledson Raymundo (@gledsonraymundo) on

Fasad bangunan gereja ini terlihat begitu impresif dengan adanya pintu besar dan dilengkapi marmer cantik pada bagian depan.

3. Iglesia de Todos Santos

Iglesia de Todos Santos, terletak tak jauh dari pusat kota Cuenca. Gereja Katolik ini terletak di sebelah selatan kota dan berada di sebelah Sungai Tomebamba.

View this post on Instagram

Originalmente conhecida como Usno ou Igreja de São Marcos, a Igreja de Todos os Santos é uma das igrejas mais antigas de Cuenca, onde foi celebrado a primeira missa católica após a chegada dos espanhóis.  Em 1895 começa a obra da nova Igreja, sendo inaugurada em 25 de março de 1924 recebendo o nome de Todos os Santos em honra da variedade de Santos encontrados no inteiror da Igreja. . . . #IglesiaDeTodosSantos #Iglesia #Cuenca #InstaCuenca #IgersCuenca #Ecuador #Equador #InstaEcuador #IgersEcuador #EcuadorTuLugarEnElMundo #VisitEcuador #ExploraEcuador #Sudamerica #SouthAmerica #Photography #Travel #TravelPics #InstaTravel #TravelGram #Tourism #Viagem #Trip #Viajar #ViagemEstadao #Wanderlust #Wanderluster #MissaoVT #NatGeoTravel #EcuadorTrip2019 #VoeGol

A post shared by Gledson Raymundo (@gledsonraymundo) on

Gereja ini dibangun pada abad ke-19 dan diberi nama ‘todos santos’, karena banyaknya pastor yang ada di gereja. Soal arsitekturnya, begitu cantik khas Spanyol dan menjadi salah satu landmark kota tersebut.