AGolf.xyz- Sama seperti makanan, musik, atau seni, menikmati minuman favorit suatu negara dapat memberi pelancong pemahaman yang lebih mendalam tentang rasa dan budaya dari tempat tersebut. Berikut ini adalah beberapa minuman ikonik dan bersejarah dari destinasi wisata populer dunia dilansir dari Tripsavvy.

1.Sake – Jepang
Japan, Takayama, Sake served in masu in traditional Japanese restaurant
sake, Japan

Beberapa catatan sake di Jepang dapat ditemukan di buku-buku sejarah Cina abad ketiga, yang membahas tradisi Jepang meminum minuman keras dari beras selama upacara pemakaman. Pengadilan kekaisaran Jepang abad kedelapan mencatat sake dalam kisah sejarah dan cerita mitos, hingga kini sake masih disediakan untuk monarki dan praktik keagamaan. Saat ini, pembuat sake menggunakan kombinasi metode tradisional dan modern untuk melestarikan budaya.

2.Tequila – Meksiko
Shot of tequila with lime
Tequila

Tequila merupakan minuman beralkohol ikonik berasal dari kota Tequlia, Jalisco, Meksiko terbuat dari tanaman agave yang telah dihilangkan durinya dan kemudian dimasak, dihaluskan, difermentasi dan disuling menggunakan proses yang berasal dari abad ke-17. Pada tahun 1893, minuman keras ini diperkenalkan di Chicago World’s Fair dan kemudian diselundupkan melintasi perbatasan Amerika Serikat selama Prohibition pada tahun 1920-an.

3.Ouzo – Yunani
Glasses of ouzo in Greece with appetizers
Ouzo

Ouzo adalah minuman beralkohol nasional Yunani, dibuat dari bahan dasar anggur yang difermentasi dan dibumbui dengan biji anise. Ouze biasanya digunakan untuk membantu merangsang nafsu makan dan menyiapkan perut sebelum makan. Selain itu, ouzo juga digunakan untuk meningkatkan pencernaan dan dipercaya memiliki khasiat penyembuhan. Sebelum Ouzo, Yunani memiliki minuman keras berbasis anggur yang lebih kuat tanpa rasa manis yang disebut Tsipouro, dan telah diproduksi di Yunani sejak abad ke-14.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone
4.Rum – Kuba
Cuba Libre cocktail
Rum

Produksi rum Kuba berkembang sejak penanaman tebu pertama di Karibia selama awal 1500-an. Saat itu, Kuba mulai menghasilkan alkohol yang lebih berat bernama aguardiente dan akhirnya berkembang menjadi versi rum Kuba yang lebih modern dan lebih ringan. Ini merupakan gagasan dari Don Facundo Bacardi yang telah menciptakan teknik penyaringan dan menghasilkan rum Kuba yang lebih ringan dan lebih manis pada tahun 1862.