AGolf.xyz– Setiap rumah mode memiliki ciri khas sendiri yang menjadikan produknya selalu dinantikan oleh para penggemarnya. Merek-merek fashion di Eropa seringkali menjadi kiblat kemewahan karena kualitas terbaik dari segi bahan, potongan unik dan detail atau motif yang dihadirkan.

Mungkin beberapa dari Anda merasa penasaran tentang bagaimana brand-brand ternama ini menghasilkan sebuah produk yang selalu menarik perhatian. Berikut ini adalah di balik layar proses pembuatan fashion dan aksesoris dari rumah mode Hermes, Dior dan Fendi dilansir dari scmp.com Kamis, (18/10).

Fendi

Fendi merupakan rumah mode Italia yang telah berdiri sejak tahun 1918 yang terkenal dengan tas tangan “baguette”. Keseluruhan produknya, rumah mode ini selalu meperhatikan setiap detail yang penting. Bahkan untuk membuat sebuah mantel bisa memakan waktu hingga enam bulan untuk menyelesaikannya.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Fendi juga memastikan untuk setiap produknya dibuat oleh tangan-tangan para ahli. Misalnya saja untuk pembuatan sepatu, Fendi memilih para perajin di Marche (sebuah wilayah di Italia yang terkenal dengan pembuatan sepatu).

Sedangkan untuk tas, Fendi memilih dibuat oleh Scuola di Pelleteria, Tuscany yang terkenal dengan barang aneka kulitnya. Namun kadangkala Fendi juga menggabungkan potongan bulu dari studio di Roma.

Hermes

Rumah mode Paris dengan logo kereta Duc dengan kuda ini selalu memiliki tempat di hati para penggemarnya. Sejak awal didirikan tahun 1937, Hermes sudah mendominasi sebagian besar film dan sejarah seperti scarf sutra 90cm x 90cm yang telah dikenal lebih dari 1.500 versi sejak desain pertamanya dibuat oleh Robert Dumas.

“Sejak awal desain Hermes dibayangkan sebagai objek dan bukan sebagai aksesoris,” kata Pierree-Alexis Dumas, Direktur Artistik dan cucu dari Robert Dumas. “Kakek saya terpesona oleh ketelitian yang dihadirkan dengan mencetaknya di sutra, dan dia segera menciptakan motifnya melalui komposisi. Hingga akhirnya menghasilkan sebuah gaya cetak yang sangat ekspresif.”

View this post on Instagram

Blue brushstrokes #CarreClub

A post shared by Hermès official account (@hermes) on

Hal ini terbukti dalam banyak desain memukau yang dihadirkan oleh Hermes selama bertahun-tahun. Hermes menghasilkan berbagai kreasi dengan detail yang teliti dan kombinasi warna-warna cerah.

Dior

Sejak didirikan tahun 1946, Dior dikenal sebagai couturier mode kelas atas. Bahkan merek ini telah menjadi langganan para selebritis dunia dan kalangan bangsawan, seperti Elizabeth Taylor, Putri Diana dan Rihanna. Kini di bawah pimpinan Direktur Kreatif Maria Grazia Chiuri, Dior terus menyoroti warisan dan karya seni yang kaya di masion ini.

Seperti koleksi haute couture terbaru Dior yang ditampilkan di Musee Rodin Paris. Koleksi ini berfokus pada ketelitian yang halus dalam siluet, lipit, bordir, lacework (kain renda) dan jahitan. Bahkan bebrapa gaun ini membutuhkan waktu lebih dari 1.000 jam untuk diselesaikan.