Kamis, Desember 2, 2021

Disparitas Hadiah di Dua Tur Eropa

AGolf.xyz – Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, merupakan lokasi turnamen pertama bagi European Tour dan Ladies European Tour (LET). Fatima Bint Mubarak Ladies Open sudah rampung pekan lalu di LET, sedangkan Abu Dhabi HSBC Championship baru saja selesai Sabtu (19/1) kemarin.

Di balik kedua turnamen ini, nyinyiran hadiah ternyata menjadi sorotan pegolf LET, Meghan MacLaren mengeluhkan besarnya disparitas tersebut. Dalam unggahannya, ia menuliskan “dua tur berbeda, tetapi satu berhadiah USD293 ribu dan satunya lagi USD7 juta”

Jika dibandingkan, terdapat disparitas 2.289 persen antara tur wanita dan pria di naungan yang sama, sama-sama Eropa. MacLaren yang menyelesaikan turnamen di Abu Dhabi itu dengan T.41, menganggap selisih ini terlalu besar. Walaupun di satu sisi, Abu Dhabi HSBC Championship juga tidak bisa disalahkan.

Naiknya status dari turnamen reguler bernilai USD3 juta tahun lalu ke Rolex Series, memang membawa pengaruh besar dari sisi hadiah. Rolex Series yang merupakan turnamen spesial European Tour, mensyaratkan hadiah total USD7 juta dan kebetulan juga Abu Dhabi HSBC Championship menyanggupinya.

Setelah beberapa reply yang ia terima, MacLaren membalas:

“Saya tidak menolak apa yang dunia pikirkan.

Golf memanglah bisnis. Salah satu tolok ukurnya tiada lain jumlah hadiah yang diperebutkan. Semakin besar, disadari atau tidak ini merupakan bentuk dari branding produk tur yang dijual.

Tetapi, kita juga perlu menyadari kalau di sisi sebrang, terdapat orang dari gender berbeda melakukan golf yang kurang lebih sama dengan level tertingginya.

Coba bilang saja ke rekan perempuanmu untuk ‘yuk bermain golf, tetapi kamu dihargai 6 juta dollar lebih rendah dari lelaki di sana itu.’”

Juara Women’s New South Wales Open ini menyarankan agar wanita dapat memegang kartu PGA Tour, jika ingin ada kesetaraan hadiah.

Ladies European Tour

Melihat dari stuktur organisasinya, Ladies European Tour secara entitas baru berdiri pada tahun 1978, atau 6 tahun setelah European Tour. Melihat start yang telat, LET juga tidak cukup menarik menjadi salah satu tur dengan hadiah besar.

Salah satu data yang menarik dilihat, diketahui dari jumlah turnamen dalam 17 tahun terakhir. Memalingkan catatan hingga 2002, LET memiliki rekor 28 turnamen pada 2008 dengan rerata 20 turnamen per musimnya.

LET 2019 flag
Ladies European Tour flag / LET

Hal yang sangat jomplang jika dibandingkan European Tour, yang memiliki hampir 50 turnamen dalam satu musim 2018/2019 ini. Itu berarti, tidak sampai satu bulan European Tour berlibur, yang bisa diprediksi terjadi pada Natal hingga awal tahun baru.

Menjawab hal mendasar itu, pendekatan menambah turnamen terus dicoba tur ini agar pegolf wanita bisa bermain di turnya. Alarm 15 turnamen yang terjadi sepanjang 2018, merupakan kegawatdaruratan LET karena itu adalah jumlah terendah setelah 2004.

Untuk mengatasinya, LET sudah memastikan 18 turnamen yang akan dimainkan para anggotanya di tahun ini. Salah satu cara menyiasati kekurangan turnamen, ialah dengan mengajak ALPG di Australia untuk Australian Swing.

Bulan depan, LET terbang ke Australia untuk menjalani tiga turnamen berturut di negeri kanguru ini. Selain itu, LPGA Swing diterima LET karena dua turnamen mayor dimainkan di benuanya, Evian Championship dan AIG Women’s British Open. Satu tambahan di Ladies Scottish Open, membawa hadiah besar bersama LPGA selama musim panas Juli-Agustus nanti.

Golf Tidak Sendirian

Dalam laporan penelitian yang dikeluarkan BBC Sports via The Telegraph, ditemui jika 13 persen cabang olahraga masih didapati perbedaan mencolok untuk total hadiah. Olahraga seperti bulutangkis, atletik, sepeda trek, tenis dan tenis meja punya total hadiah yang sama untuk pria dan wanitanya.

Terdapat tiga cabang olahraga yang cukup mencolok berdasarkan riset ini, kriket, golf, dan sepakbola.

Dari sepakbola, pesta terbesarnya Piala Dunia sangat jauh berbeda. Mengambil data dari Piala Dunia Rusia 2018 kemarin, Perancis sebagai juara dunia membawa pulang hadiah USD38 juta dollar. Hadiah ini naik 3 juta dollar dari Jerman saat menang di tahun 2014.

Berkaca pada Piala Dunia Perempuan terakhir di 2015, Amerika hanya membawa pulang 2 juta dollar saja dari total hadiah USD15 juta. Total hadiah yang tidak sampai setengahnya juara Perancis bukan?

Di golf, mari melirik 3 mayor utama yang memiliki naungan sama untuk pegolf pria dan wanitanya. Dari the Open-British Women’s Open (R&A), US Open-US Women’s Open (USGA), dan PGA Championship-Women’s PGA Championship (PGA), total hadiah ketiganya mencapai 33,5 juta dan 12,1 juta dalam dollar. Begitu juga bagi peraih ketiga trofi. Pegolf pria bakal mendapatkan cash USD6.030.000 dan wanita tidak lebih dari sepertiganya, USD1.967.500.

Di turnamen yang kebetulan pria dan wanitanya di satu lapangan golf seperti Meryem Cup dan Trophee Hassan, tetaplah hadiah pria jauh lebih besar. Dalam Euro, Trophee Hassan di European Tour memberikan hadiah 2,5 juta, atau lebih dari 5 kali lipat Meryem Cup di angka 450 ribu.

LPGA Menjawab

Untuk menurunkan disparitas ini, LPGA mengambil alih ISPS Handa Vic Open di Australia. Sejak 2012, turnamen ini mendapat pengakuan sebagai satu-satunya turnamen golf dengan hadiah sama persis bagi pegolf pria dan wanitanya. Tahun lalu, hadiah yang diperebutkan sekitar AUD650 ribu saat bersanction LET-ALPG dan PGA of Australasia saja.

Februari nanti, LPGA dan European Tour yang turun tangan ke turnamen ini, memberi dampak pada kenaikan hadiah mencapai total USD3 juta untuk pria dan wanita. Jika dibagi rata, masing-masing pria dan wanita memperebutkan USD1,5 juta untuk gendernya.

Selain itu, LPGA juga memberi hadiah menarik USD1,5 juta kepada pemenang turnamen tutup musim di CME Group Tour Championship nanti. Hadiah utama tersebut, menjadi yang terbesar sepanjang sejarah LPGA sekaligus melewati check 33 juara turnamen PGA Tour musim ini.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,042PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles