AGolf.xyz– Dolce & Gabbana membatalkan acara The Great Show yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/11) malam di Shanghai, Cina. The Great Show merupakan acara peragaan busana terbesar dan hanya dihentikan beberapa jam sebelum dimulai. Keputusan pembatalan acara ini diambil setelah meninjau betapa gentingnya situasi yang tengah dihadapi merek tersebut akibat iklan yang telah diposting pada hari Senin kemarin.

dawn.com

Acara ini diselenggarakan di Shanghai Expo Center dengan panggung di tepi sungai Huangpu. Namun acara tersebut dibatalkan karena tengah menigkatnya reaksi terhadap iklan yang diposting perusahaan di media sosialnya. Iklan pada akun Weibo di China tersebut diposting pada hari Senin (19/11).

cnn.com

Dalam sebuah video yang diposting menampilkan seorang model mencoba makan pizza, pasta dan makanan pencuci mulut serta mengambil cannoli (pastry dengan isian cream) besar dengan sumpit. Sang model juga berusaha untuk mengambil cream yang ada di dalam isian cannoli dengan sumpit. Hal tersebut telah menarik respon banyak orang yang menganggap Dolce & Gabbana tidak memahami atau mengapresiasi budaya Cina.

Acara Besar

Pembatalan ini berdampak besar terhadap keuangan merek tersebut dimana acara ini rencananya akan menghadirkan 500 penampilan yang dibuat khusus. Acara ini juga melibatkan 1.500 tamu, 360 model serta 5.000 layar LED dan proyektor. Bahkan menurut standart mereka hal ini merupakan suatu event yang sangat besar.

View this post on Instagram

Tribute to China. #DGTheGreatShow

A post shared by Dolce & Gabbana (@dolcegabbana) on

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Mimpi kami adalah membawa Shanghai ke acara penghormatan yang didedikasikan untuk Tiongkok yang menceritakan sejarah dan visi kami. Ini bukan hanya acara fashion show, tapi sesuatu yang kami ciptakan dengan cinta dan semangat untuk Cina serta semua orang yang mencintai Dolce & Gabbana,” kata Dolce & Gabbana dalam sebuah pernyataan.

“Apa yang terjadi hari ini sangat disayangkan tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi semua orang yang bekerja siang dan malam yang didedikasikan untuk acara ini. Dari lubuk hati kami, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada teman dan tamu kami.”

Setelah berbagai keluhan mulai bermunculan pihak perusahaan segera menghapus iklan video yang menyinggung tersebut. Namun pihak brand Dolce & Gabbana mengklaim bahwa hal tersebut adalah kasus peretasan yang diklarifikasi melalui media sosial resmi mereka.