Lee Westwood and Jon Rahm DP World Tour Championship
Lee Westwood dan Jon Rahm menuju DP World Tour Championship Dubai / AGolf Design

AGolf.xyz – Turnamen terakhir European Tour musim 2018, DP World Tour Championship Dubai segera dimulai Kamis (15/11) ini. Turnamen yang merupakan akhir dari 47 turnamen sejak tahun lalu ini, mencari pegolf terbaik di Jumeirah Golf Estates di antara 60 kompetitor yang berlaga.

Juara pekan lalu, Lee Westwood yang baru saja mendapatkan gelar pertamanya sejak 2014 itu, bertekad mengulang apa yang pernah ia raih pada 2009 lalu. Lee Westwood merupakan pemenang pertama turnamen ini, saat European Tour mengganti Order of Merit menjadi Race to Dubai 9 tahun lalu itu.

“Rasa penasaran 4 tahun lebih akhirnya terbayar minggu lalu. Dan dari pengalaman saya yang telah melewati berbagai gelar back-to-back, dan sempat menang di sini 9 tahun lalu, saya merasa sangat percaya diri menghadapi 72-hole pekan ini,” kata Westwood.

Gelar minggu lalu yang ia raih di Nedbank Golf Challenge, juga menjadi gelar Rolex Series pertamanya. Dengan skor 64 di putaran final, ia mempecundangi Sergio Garcia yang konsisten memimpin tiga putaran pertama.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Ini turnamen terakhir saya di tahun 2018 ini, dan saya akan membawa permainan terbaik saya di sini. Saya merasa, lapangan ini cocok dengan saya dan juga sering mendapat hasil bagus selama ini,” komentar Westwood.

Jon Rahm
Jon Rahm DP World Tour Championship Dubai
Jon Rahm menang DP World Tour Championship Dubai 2017 / European Tour

Juara bertahan Jon Rahm, berharap menjadi pegolf pertama yang mampu memenangi tiga gelar Rolex Series. Setelah dua gelarnya di Dubai Duty Free Irish Open dan DP World Tour Championship Dubai selama 2017 tahun lalu, Rahm sempat menambah gelar European Tour dari Open de Espana, turnamen nasional negaranya sendiri, Spanyol musim ini.

“Senang bisa tampil di sejumlah turnamen yang perlu saya pertahankan gelarnya. Di Torrey Pines PGA Tour, saya main bagus dua putaran dan masuk grup terakhir di akhir pekan. Sayangnya, hasilnya tidak terlalu bagus. Begitu juga di Irish Open, saya hampir saja masuk Playoff jika triple-bogey di hole kedua tidak ada. Dua pengalaman ini membuat saya yakin, ada third time luck yang momennya pas dengan tiga gelar Rolex Series,” cerita Rahm.

Memperbesar peluangnya di Rolex Series, Rahm merupakan golfer yang tidak pernah finis di luar Top-15 dari 6 Rolex Series terakhir. “Saya beruntung bisa tampil bagus di waktu yang tepat, Rolex Series. Dan semoga saja gelar di penghujung musim juga menjadi milik saya,” ujarnya.