Gold medalist golf Buenos Aires 2018
Peraih emas golf dari Australia, Vilips dan Grace / Olympic.org

AGolf.xyz – Putaran final golf di Olimpiade Remaja Buenos Aires 2018, menjadi milik pegolf Australia. Grace Kim dan Karl Vilips menyumbangkan tambahan dua emas usai memenangi individu putra dan putri, Kamis (11/10). Memimpin sejak putaran pertama, keduanya tak terkejar di putaran final untuk mendapatkan dua emas secara langsung sejak golf dipertandingkan di Nanjing 2014 lalu di China.

Memulai hari terakhir dari even-par, Grace memiliki 1-over 71 di Hurlingham Club. Walaupun begitu, skornya tak tersentuh dengan selisih tiga strokes. “Hasil ini begitu luar biasa, dan menjadi salah satu hasil terbaik yang pernah saya terima. Saya bangga dengan emas ini,” kata Grace.

Sedangkan Karl Vilips, posisinya tak tersentuh setelah memimpin dua putaran pertama dengan 69-68. Kembali mencetak skor 69 di final, Vilips unggul dua strokes dengan skor total 4-under par 206.

“Saya memiliki tiga minggu yang ekstra keras untuk mempersiapkan diri saya di sini,” ucap Vilips yang memiliki 6 birdie, 3 bogey, dan double bogey di putaran final. “Saya merasa latihan keras itu terbayar lunas dengan emas ini.”

Medali golf di Buenos Aires 2018
Para peraih medali golf di Buenos Aires 2018 / Olympic.org
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tidak seperti turnamen reguler yang hanya mencari sang juara, di Olimpiade seperti ini dua medali tambahan, perak dan perunggu, juga diperebutkan para pegolf muda itu. Di putra, Akshay Bhatia dari Amerika mengamankan medali perak dengan 2-under par 208. Disusul Jerry Ji dari Belanda dengan perunggu.

Ji unggul satu stroke dari pegolf Thailand, Vanchai Luangnitikul. Thailand gagal meneruskan prestasi apik mereka saat meraih perunggu 4 tahun lalu, oleh Danthai Boonma di Nanjing, China.

Sedangkan dari putri, terdapat tiga pegolf yang saling berbagi 4-over par 214. Tiga pegolf ini ditentukan melalui sudden-death Playoff untuk menentukan dua medali tersisa. Ialah Alessia Nobilio (Italia), Emma Spitz (Austria), dan peraih emas Asian Games Jakarta-Palembang 2018 Yuka Saso (Filipina) kembali ke hole 1 par-4.

Di sini, Yuka Saso menderita bogey yang membuatnya tersingkir dari daftar peraih medali. Sedangkan Nobilio berhasil memasukkan birdie untuk medali perak dan Spitz dengan parnya, cukup untuk perunggu. Sangat disayangkan Saso tidak dapat mengawinkan medali yang sudah didapatnya di Pondok Indah Golf Course Agustus lalu, dengan medali Olimpiade Remaja kali ini.

Pegolf Indonesia yang turun di kategori putri, Ribka Vania mengakhiri posisinya di T.16 dengan 15-over par 225.

Ribka Vania Buenos Aires 2018
Ribka Vania (dua dari kanan) menjadi salah satu atlet yang berlaga di Buenos Aires 2018 / PBPGI

Masih ada satu medali tersisa dari Mixed Team atau ganda campuran, yang dimulai Sabtu (13/10) ini. Dengan 32 negara yang bermain, Grace dan Vilips dari Australia punya potensi menyapu bersih emas golf dari 54-hole nanti.

Vania dari Indonesia akan bergabung bersama pegolf Korea Selatan, Sangha Park karena Indonesia memang hanya menurunkan Ribka Vania saja di Olimpiade kali ini. Jika keduanya mendapatkan medali, sayangnya itu bukan medali untuk Indonesia melainkan Mixed NOC yang lumrah terjadi di Buenos Aires 2018. Sejumlah cabang olahraga telah mempertandingkan Mixed NOC, seperti di judo, breakdance, anggar, berkuda, dan cabor lainnya.