Nelly Korda LPGA
Nelly Korda dari Amerika menangi gelar LPGA Tour di Taiwan / AGolf Design

AGolf.xyz – Sama-sama mengumpulkan 9-under par 207, Nelly Korda dan Wei-Ling Hsu berada di rel sejarah jika salah satu di antara mereka memenangi LPGA Taiwan Championship, Minggu (28/10) nanti. Hsu yang bermain di negaranya sendiri, menghasilkan birdie dan bogey yang sama besarnya, untuk skor 72 di Ta Shee Golf and Country Club.

Di sisi lain, Nelly Korda mencetak 3-under 69 untuk menyamai skor Hsu dan sama-sama tinggal satu langkah lagi, demi meraih gelar LPGA Tour pertama mereka. Keduanya sekarang ini unggul dua strokes dari grup terdekatnya, yang secara tersirat mengartikan duel perebutan titel perdana mungkin saja terjadi di antara mereka.

“Di 18-hole terakhir nanti, saya rasa siapa yang paling siap dia pemenangnya,” ucap Korda tentang putaran final nanti. “Di luar kami, siapapun masih punya kesempatan, dan saya akan sangat senang jika bisa bermain bagus dan memenangkan gelar pertama nanti.”

Bermain melawan Hsu yang didukung publik Taiwan, Korda tetap dalam ambisinya untuk menjadi pasangan kakak-beradik ketiga dengan gelar LPGA Tour. Dalam sejarahnya, pasangan pertama dipecahkan oleh Sorenstam bersaudara, antara Annika Sorenstam yang menjadi legenda dengan 72 gelar, dan Charlotta Sorenstam yang menciptakan satu-satunya gelar pada 2000.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Perlu 18 tahun, sebelum Ariya dan Moriya Jutanugarn menjadi pasangan kedua usai Moriya memenangi HUGEL-JTBC LA Open 2018, setelah sang adik Ariya berjaya dengan raihan 10 gelar juara dan 2 mayor.

“Wei-Ling bermain di belakang saya tadi, dan selalu riuh flightnya. Saya pikir, Taiwan punya aura yang luar biasa sekali untuk golf wanita, dan saya sangat senang untuk melihatnya di final nanti,” ucap Nelly, yang tinggal selangkah lagi menjadi bagian dari sejarah, setelah sang kakak Jessica Korda memilik 5 gelar LPGA Tour.

Wei Ling Hsu Taiwan AGolf
Wei Ling Hsu berharap dukungan dari publik Taiwan dapat memberikan kemenangan untuknya / AGolf Design

Pegolf 24 tahun Hsu, merupakan salah satu amatir yang tampil di turnamen ini 7 tahun lalu. Ketika itu, ia menyaksikan idolanya Yani Tseng yang juga No.1 dunia asal Taiwan, memenangi edisi pertama.

Memimpin 54-hole untuk pertama kalinya, Hsu berpeluang menjadi pegolf Taiwan pertama yang memenangi LPGA Tour sejak Teresa Lu di Mizuno Classic 2013. Dengan pengalaman 3 Top-10 dan runner-up di turnamen pembuka musim di Bahamas Januari lalu, Hsu cukup optimis mimpinya menjadi kenyataan.

“Penonton di sini luar biasa, dan mereka haus akan skor bagus. Di 16 misalnya saja saat par save, teriakannya menyemangati saya dan ini jadi momentum bagus untuk putaran final nanti,” komentar Hsu.

Namun, pesta keduanya bisa saja terputus karena selisih dua strokes merupakan hal yang sangat mungkin bisa tertikung. Jin Young Ko, Bronte Law, Megan Khang, Lydia Ko, dan Jodi Ewart Shadoff merupakan para pegolf berpengalaman yang siap mengacaukan mimpi Korda dan Hsu nantinya.

Berikut ini klasemen 54-hole Swinging Skirts LPGA Taiwan Championship 2018.

207 – Nelly Korda (USA) 67-71-69, Wei-Ling Hsu (TPE) 68-67-72

209 – Jin Young Ko (KOR) 71-69-69, Bronte Law (ENG) 70-70-69, Megan Khang (USA) 69-70-70, Lydia Ko (NZL) 71-66-72, Jodi Ewart Shadoff (ENG) 65-71-73

210 – Annie Park (USA) 70-70-70

211 – Minjee Lee (AUS) 73-69-69, Carlota Ciganda (ESP) 69-72-70, Ryann O’Toole (USA) 71-69-71, Mirim Lee (KOR) 71-67-73

212 – Amy Yang (KOR) 71-71-70