Kapten Presidents Cup 2018 ernie Els
Dua Kapten Presidents Cup 2018 / Twitter: Presidents Cup

AGolf.xyz – Ernie Els berekspektasi, kalau Tiger Woods akan menjadi playing captain atau Kapten yang ikut bermain di Presidents Cup 2019 tahun depan. Terpilihnya Tiger Woods menjadi Kapten di Royal Melbourne, diumumkan saat Tiger masih beradaptasi pasca operasi punggung keempatnya awal tahun ini.

Seiring berjalannya waktu, siapa sangka pegolf 42 tahun itu meraih gelar ke-80 di TOUR Championship dan tergabung di Ryder Cup sebagai pemain. Berperingkat 13 dunia, wajar saja Els berekspektasi seperti itu.

“Saya percaya, selain Kapten dia juga akan bermain,” kata Els saat menghadiri putaran final World Cup of Golf, Minggu (25/11), seperti dilansir PGA.com. “Saya kurang paham bagaimana perhitungan poin Tim Amerika, tetapi saya meyakini dia akan lolos via kualifikasi poin itu.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Tiger yang mengawali perburuan poin Ryder Cup mulai awal tahun ini, finis di urutan 11 dari 8 pegolf yang lolos otomatis. Ia kemudian mendapat undangan Kapten Jim Furyk ke Le Golf National, yang sebenarnya bisa saja tidak perlu, jika Tiger bisa lebih sehat sejak Oktober tahun lalu. PGA Tour mengawali musim barunya pada bulan Oktober.

“Melihat perjalanannya tahun ini dengan beberapa kali hampir menang, saya yakin dia bisa lolos otomatis ke Ryder Cup. Dan itu bisa terjadi di perburuan poin Presidents Cup nanti,” pendapat Els.

Peluang Els di Presidents Cup 2019

Di luar kemungkinan Tiger menjadi Kapten yang juga bermain, Els berujar ia akan senang sekali jika timnya berisikan 10-11 negara. Dua negara pertama, Afrika Selatan menjadi negara asalnya dan Australia, sebagai pilihan pertama Wakil Kapten Geoff Ogilvy.

“Simpel saja memilihnya. Dia orang Melbourne dan sangat mengenal lapangan di sini. Saya rasa dia sangat cocok mengisi posisi itu,” ujar Els mengenai Ogilvy.

Mencari gelar pertama sejak 1998, Presidents Cup yang dipimpinnya memiliki sejumlah keuntungan. Empat Captain’s Pick dari biasanya dua, kebebasan memilih order of play foursome/fourball dua hari pertama, dan keuntungan lapangan yang diset untuk Tim Internasional, seharusnya memberikan peluang lebih tahun depan.

“Dari semua itu, kami siap mengembalikan trofi yang sudah lama hilang dari Tim Internasional,” kelakar Els.

Royal Melbourne Golf Club

Ini merupakan kali ketiga Presidents Cup kembali ke Australia, sejak 1998 dan 2011. Tepat 2 dekade lalu, Presidents Cup meraih satu-satunya gelar dari tangan Tim Amerika 20,5-11,5. Els menjadi bagian dari Tim Internasional kala itu dengan sumbangan 3,5 poin.

Hasil imbang 17-17 sempat mewarnai edisi Presidents Cup 2003. Selanjutnya, dominasi Tim Amerika terasa hingga 2017 lalu di Liberty National Golf Club.

Royal Melbourne Golf Club merupakan lapangan tertua di Australia sejak 1891. Selama satu abad lebih, lapangan ini telah menuanrumahi Australian Open 16 kali, World Cup of Golf 1959 dan 1972, Women’s Australian Open 2012 dan 2015, juga dua kali Presidents Cup.