AGolf.xyz- Emirates Airlines kini menyajikan 20.000 makanan vegan. Hal tersebut karena meningkatnya permintaan makanan vegan dari penumpang sebesar 40 persen dalam setiap penerbangan. Untuk kelas ekonomi, pilihan makanan nabati menjadi makanan ketiga yang paling banyak diminta.

Dilansir dari livekindly, Senin (11/2), tim kuliner Emirates membuat makanan menggunakan lebih dari 170 resep vegan di pabrik katering yang berbasis di luar Dubai International Airport.

Pilihannya termasuk ravioli jamur bebas susu, sayur dan ubi jalar, ragout dan bayam dengan nasi merah. Emirates juga menyajikan 18 ton keju vegan sejak April lalu. Makanan penutup vegan juga disediakan seperti kue coklat dan parfair jeruk nipis.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Untuk memesan makanan vegan tersebut, penumpang dapat memesannya sebelum keberangkatan dan tersedia di semua rute penerbangan. Makanan tersebut dapat dipesat 24 jam. Emirates sendiri menyajikan lebih dari 110 juta makanan per tahunnya dan melayani lebih dari 55 juta tamu dalam satu tahun yang berpergian ke dan dari lebih dari 140 kota di enam benua.

Selain Emirates Airlines, Norwegian Airlines juga menyajikan makanan vegan. Penumpang mereka juga meminta makanan vegan dalam setiap penerbangannya naik 7 persen dari tahun ke tahun. Rute Gatwick-LA mengalami peningkatan terbesar yaitu 55 persen lebih tinggi daripada rute di Norwegian Airlines lainnya. Dalam penerbangan tersebut, mereka melayani lebih dari 23.000 makanan vegan selama satu tahun terakhir.

Scandinavian Airlines juga meluncurkan makanan vegan di lebih dari 4.000 penerbangan pada November tahun lalu. Hal tersebut dikarenakan permintaan penumpang yang meningkat. Air Malta juga mengubah menu dan memasukan lebih banyak pilihan vegan dalam setiap makanannya.