AGolf.xyz- Angkor Wat merupakan sebuah gugus bangunan candi di negara Kamboja yang merupakan salah satu monumen keagamaan terbesar di dunia. Area Angkor War memiliki luas 1.626.000 meter persegi ini. Di Angkor Wat wisatawan dapat menaiki gajah untuk menuju kawasan candi. Tapi fasilitas ini akan dihapus pada tahun 2020 oleh pihak pengelola.

Dilansir dari Metro.co.uk, Minggu (16/6), sebelumnya, sarana transportasi menggunakan gajah ini memang sudah mulai diprotes sebagai tindakan eksploitasi hewan. Dengan adanya protes tersebut, maka pihak pengelola Angkor War memutuskan untuk menghentikan penggunaan gajah.

Angkor Wat memiliki 14 ekor gajah yang selama ini sudah digunakan sebagai sarana transportasi wisatawan. Komite Kelompok Gajah Angkor mengatakan semua gajah tersebut akan dipindahkan ke pusat konservasi dan pengembangbiakan pada awal tahun 2020.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

View this post on Instagram

Finally made it to Angkor Wat

A post shared by AMANDA LAURIA (@amandalauria) on

Keluhan dan kecaman mengenai gajah ini berawal dari tahun 2016 lalu, saat ada seekor gajah pingsan kemudian mati saat mengangkut dua orang wisatawan. Dua tahun kemudian, seekor gajah lainnya mati. Hal ini mendorong sebuah petisi untuk menghapus transportasi gajah untuk wisatawan tersebut. Petisi ini mendapatkan lebih dari 14.000 tanda tangan hanya dalam waktu 48 jam.

Langkah dari komite tersebut disambut baik oleh gerakan kampanye Moving Animals.

“Berakhirnya atraksi menunggang gajah di Angkor Wat sungguh merupakan momen penting yang menunjukkan perlawanan terhadap pariwisata satwa liar yang kejam.” ujar salah satu juru bicara gerakan kampanye Moving Animals.