AGolf.xyz– Festival Danau Sentarum digelar meriah di Pos Lintas Batas Negara Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat 27-29 Oktober. Festival ini memadukan 3 suku yang ada di area Danau Sentarum yakni Suku Dayak Iban, Dayak Tamambalo dan Melayu. Ragam pakaian adat sebagai ciri masing-masing suku menampilkan keanekaragaman budaya yang ada di Kapuas Hulu.

Penyelenggaraan festival Danau Sentarum ini merupakan sebuah kerjasama antara Pemerintah daerah, pemerintah pusat dan LSM seperti WWF Kalbar, Dian Tama, Earth Race, PRCF Indonesia, Kompakh, ASPPUK, Lanting Borneo dan lainnya. Festival Danau Sentarum akan menampilkan berbagai pameran kerajinan dan masakan lokal serta akan diadakan beragam perlombaan seperti kompetisi sumpit, gasing, kano dan lomba minum madu.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Masyarakat sekitar danau Sentarum merupakan penghasil madu hutan yang berkualitas tinggi, sehingga gerakan minum madu yang disajikan dalam ratusan gelas bambu di minum bersama. Sementara di area danau Sentarum sendiri digelar acara tak kalah menarik seperti lomba perahu bidau tradisional, sampan landas dan parade perahu hias.

Danau Sentarum telah terbentuk sejak zaman es dan merupakan rumah bagi 510 spesies tumbuhan dengan 33 diantaranya tanaman endemic dan 10 spesies lainnya adalah spesies baru. Selain itu Taman Nasional Danau Sentarum terdapat 141 spesies mamalia, 29 spesies endemic dan 64 persen adalah hewan asli.

Taman Nasional Danau Sentarum juga merupakan rumah bagi 266 spesies ikan dan 78 persen diantaranya merupakan spesies endemik yang menjadikan taman ini sebagai salah satu habitat ikan air tawar terlengkap di dunia.