Minjee Lee/AGolf Design Team

AGolf.xyz- Pertarungan meraih trofi Ladies Scottish Open antara Ariya Jutanugarn dan Minjee Lee berakhir dengan kemenangan Ariya pada Minggu (29/7) di Gullane Golf Club kawasan timur Lothian, Skotlandia. Bintang akbar asal “Negeri Gajah Putih” itu mampu meredam perlawanan pegolf andalan Australia di akhir-akhir putaran final, dimana Lee berusaha keras memaksakan permainan berlanjut ke playoff, namun tidak berhasil.

Kemenangan 1 stroke Ariya atas Lee mengukuhkannya sebagai pemegang rekor kemenangan terbanyak di paruh musim LPGA Tour, namun penampilan Lee hingga pekan ke-30 ini juga tidak bisa di pandang sebelah mata.

Baca Juga: Klasemen Akhir ASI Ladies Scottish Open

Minjee Lee (22) finis di angka akhir 12-under par 272 yang membuatnya menjadi runner-up di Skotlandia pekan ini. Di putaran final hari Minggu kemarin, Lee mulai dengan keadaan tertinggal 1 stroke di belakang rivalnya Ariya, namun Lee mempertunjukan penampilan impresif di atas lapangan links Gullane seolah menjadi pemanasannya sebelum menghadapi mayor Ricoh pekan depan di Inggris.

Ketika Lee sudah mengemas angka 5-under par 66, Ariya menyamai skor tersebut dengan melakukan tembakan dari jarak 25 meter ke hole 18 di green. Lee berusaha melawan balik dengan melakukan putt untuk mencetak birdie dari jarak 3 m, namun sayangnya ia tidak berhasil. Putting sulit dan tembakan chip di sembilan hole akhir milik Lee ternyata tidak berjalan lancar, termasuk saat menghadapi hole 13.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Ariya Jutanugarn telah mengemas 11 finis di top 10 musim ini, dan melalui kemenangan ketiga pekan ini perolehan uangya bertambah hingga menyentuh angka USD 2.000.000. Ariya juga tercatat selalu mampu membuat cut dari 19 penampilannya di LPGA Tour dan hanya finis sebanyak 3 kali di luar Top 30 dari 19 penampilannya sejauh ini.

Baca Juga: Jutanugarn Wujudkan Kemenangan Gemilang Ketiga Musim Ini

Sementara itu catatan milik Lee hingga pekan ke-30 juga tidak bisa dipandang remeh, pasalnya pegolf asal kota Perth ini sudah mengemas 1 trofi dari kemenangannya di Volvik LPGA Classic bulan Mei dan 1 trofi lagi dari turnamen Canberra Classic di bulan Februari. Lee telah mengemas 8 kali finis di top 10, termasuk tiga kali menjadi runner-up di LPGA dimana ia hanya sekali tidak lolos cut musim ini. Tidak mengherankan jika kedua pegolf sebaya ini akan meraih peringkat 1 dan 2 di daftar Race to the CME Globe.

Menjadi runner-up pekan ini bukan hal buruk bagi Lee, ia kini justru menjadi pegolf Australia dengan catatan paling apik di paruh musim, jika dibandingkan dengan perolehan pegolf Australia lainnya di LPGA tour seperti Karrie Webb, Katherine Kirk ataupun Su Oh.

“Saya rasa saya tampil dengan baik dan putting dengan baik juga pekan ini. Ini mungkin salah satu penampilan terbaik saya di musim ini. Jika dibandingkan dengan permainan saya di dua atau tiga hari lalu, permainan saya hari ini justru yang terbaik. Secara keseluruhan, ini adalah pekan yang berkesan untuk saya, dan saya akan menjadikannya sebagai suntikan semangat di turnamen mayor Ricoh pekan depan,” ungkap Lee mengenai permainannya pekan ini, seperti dikutip dari GolfAustralia.org, Minggu (29/7).

Pegolf senior Australia Karrie Webb yang sudah mengantongi 7 gelar mayor sukses bermain apik dengan skor under par di tiap putaran ASI Ladies Scottish Open pekan ini. Webb finis di T.11 dengan 4-under par atau selisih 9 strokes dari Ariya Jutanugarn. Sarah Kemp yang tampil cukup baik di awal putaran final, harus menelan 3 bogey di sembilan hole terakhirnya dan finis di T.28 dengan 1-under par, sedangkan Katherine Kirk dan Su Oh finis di 1-over par, dan yang terakhir adalah Sarah Jane Smith yang finis buruk di 4-over par klasemen akhir Ladies Scottish Open.