Dow Great Lakes Bay Invitational / Twitter: @DowDBLI
Dow Great Lakes Bay Invitational / Twitter: @DowDBLI

AGolf.xyz – Tur wanita LPGA untuk pertama kalinya menghadirkan format beregu di kalendernya. Melalui Dow Great Lakes Bay Invitational yang dimulai Rabu (17/7) ini, turnamen ini menjadi persiapan terakhir sebelum back-to-back mayor di kawasan Eropa.

Bermain dalam suasana santai, field ini berisikan 72 pasangan terbaik yang memperebutkan total hadiah USD2 juta. Mengincar hadiah utama USD485 ribu, pemenangnya berhak atas kartu LPGA selama dua tahun ke depan termasuk undangan ke tiga mayor, ANA Inspiration, KPMG Women’s PGA Championship dan Evian Championship.

Sebagai turnamen beregu, LPGA tidak memasukkan turnamen ini dalam perhitungan Rolex Series, Solheim Cup, maupun Pemain dan Rookie Terbaik di akhir musim nanti.

Dari hal tersebut, beberapa pegolf top melewatkannya dan mengalihkan fokusnya ke tiga turnamen Eropa. Dua mayor di Evian Championship dan AIG Women’s British Open, akan diakhiri dengan Aberdeen Standard Investments Ladies Scottish Open hingga pertengahan Agustus.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Salah satu yang meninggalkan turnamen ini ialah pegolf No.1 dunia Sung Hyun Park, Inbee Park, So Yeon Ryu, Jeongeun Lee6, Sei Young Kim, Hannah Green, dan Shanshan Feng. Pegolf Eropa juga menolak tampil dan memilih dua mayor di Prancis dan Inggris, untuk berburu poin terakhir Solheim Cup hingga Ladies Scottish Open.

Format Dow Great Lakes Bay Invitational menggunakan foursome di putaran ganjil hari pertama dan ketiga. Sedangkan putaran kedua dan final memakai fourball. Akan ada CUT 36-hole yang dibatasi hingga Top-35 plus ties.

Tim Terbaik

Dari 72 pasangan yang akan tampil di Midland, Michigan, berikut 7 tim terbaik berdasarkan catatan rekor mereka.

– Nelly Korda dan Jessica Korda

Dijuluki “Tim Jelly”, keduanya dipasangkan pertama kalinya di turnamen beregu. Di format seperti ini, Jessica pernah mewakili Tim Solheim Cup 2013 dan International Crown 2018. Nelly di lain sisi, pernah membawa Amerika memenangi Junior Solheim Cup 2015 sebagai amatir.

– Stacy Lewis dan Gerina Piller

Sepasang ibu baru di LPGA ini, sama-sama ingin memainkan Solheim Cup jika mendapatkan kesempatan. Meskipun turnamen ini tidak menawarkan turnamen dua tahunan Amerika vs Eropa itu, Kapten Juli Inkster akan melihat langsung di Michigan. Siapa tahu tengah membangun keempat Captain’s Pick kan?

– Lexi Thompson dan Cristie Kerr

Pasangan paling mematikan di International Crown sejak 2014, menunjukkan aksinya melawan regu lainnya secara stroke-play. Biasanya di match-play, Kerr menjadi arsitek untuk menghidupkan keahlian Lexi di green.

– Maria Fassi dan Jennifer Kupcho

Bintang Augusta National Women’s Amateur April lalu itu, kini telah menjadi profesional. Sebagai individu, keduanya tampil oke di sejumlah turnamen LPGA, sebelum kemudian memutuskan untuk bekerja sama dalam satu pairing.

– Ariya Jutanugarn dan Moriya Jutanugarn

Dipasangkan di tiga UL International Crown, keduanya telah mengenal satu sama lain. Mereka tahu bagaimana membuat birdie, karena Ariya menduduki peringkat pertama perolehan birdie terbanyak dengan 240 birdie dan Moriya di urutan keempat.

– Minjee Lee dan Jin Young Ko

Menggabungkan dua peringkat tertinggi di dunia setelah absennya No.1 Hyun Park, sulit diprediksi keduanya akan menghasilkan skor seperti apa. Tetapi, secara individu Ko memimpin rata-rata skor dengan Lee ada di peringkat kedua dalam perolehan birdie.

– Suzann Pettersen dan Catriona Matthew

Pasangan Kapten dan Wakil Kapten Tim Eropa Solheim Cup ini, cukup menarik untuk dinantikan kiprahnya. Bagi Pettersen, ini menjadi turnamen pertamanya sejak CME Group Tour Championship 2017. Pettersen mengalihkan fokusnya untuk kelahiran Herman Alexander Agustus tahun lalu.