Ilustrasi Golf
Ilustrasi Golf / AGolf Design

AGolf.xyz – Pegolf Thailand Suradit Yongcharoenchai keluar sebagai yang terbaik di Mercuries Taiwan Masters, pada Minggu (6/10). Suradit yang mengawali putaran final dari kondisi tertinggal satu stroke, memperoleh 2-under 70 untuk mencapai skor dobel digit 10-under par 278.

Tidak ada yang dapat menyamai skor tersebut, termasuk juara bertahan Adilson da Silva yang di ambang sejarah sebagai pemenang back-to-back pertama sejak Lu Wen-teh pada 2007-2008. Suradit pun menorehkan titel pertama di karier profesionalnya, sekaligus mengobati dua runner-up di Indonesia dan India.

“Saya tampil tanpa tekanan hari ini, dan bermain begitu tajam di short game,” ucap Suradit. “Saya bangga dengan hasil hari ini karena tidak mudah untuk menang di antara para pemain top Asian Tour. Saya percaya, gelar ini akan memberikan banyak kesempatan kepada saya di masa depan.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Mengejar gelar pertamanya, birdie Suradit di hole ketiga menguap karena double-bogey 6 di hole empat. Dari sana, pegolf 21 tahun itu perlahan tapi pasti membuat back-to-back birdie di hole 6 dan 7 berpar-5. Hanya ada satu bogey tambahan di 14, Suradit mendapat dua birdie lain untuk membawa pulang hadiah utama USD180.000.

Hadiah terbesarnya ini, jauh melebihi musim 2018 saat menempati peringkat tertinggi Order of Merit di No.34 dengan USD134.246.

Ajeetesh Sandhu dan Miguel Tabuena yang bermain di pairing terakhir, hanya mencapai 9-under par dengan dua cerita yang berbeda. Sandhu mendapat birdie di hole 18, yang sayangnya harus dibayar mahal karena double-bogey dua hole sebelumnya. Sedangkan Tabuena, ia mendapat bogey di hole 18 karena approachnya jatuh di area bunker.

“Permainan saya sebenarnya oke, tetapi puttnya terasa sulit sekali. Secara keseluruhan, saya bermain dengan solid dan ini jadi momentum terbaik saya untuk tampil sebaik mungkin di sisa musim 2019,” sambat Tabuena.

Da Silva yang mencoba kesempatan back-to-back, mengalami bogey krusial di hole 14 yang menghentikan momentum tiga birdie beruntun. Sempat membuat birdie kelima di hole 15, Da Silva tidak dapat menambah birdie di tiga hole terakhir untuk memaksakan terjadinya Playoff.

Hie Capai USD70 Ribu

Rory Hie mengakhiri empat putaran di Taiwan Golf and Country Club dengan skor akhir 4-over par 292. Triple-bogey 6 di hole 10 jadi skor krusial yang menurunkannya ke urutan T.32. Dari hasil ini, Rory membawa pulang USD6.858 dan menyentuh USD70 ribu dari 7 turnamen Asian Tour di musim ini.

Berikut ini klasemen akhir Top-10 Mercuries Taiwan Masters 2019.

Pos Nama R.1 R.2 R.3 R.4 Total
1. Suradit Yongcharoenchai (THA) 71 69 68 70 278 (-10)
T.2 Adilson Da Silva (BRA) 72 71 68 68 279
Ajeetesh Sandhu (IND) 68 69 70 72 279
Miguel Tabuena (PHI) 67 72 68 72 279
T.5 Rashid Khan (IND) 72 71 74 67 284
Mardan Mamat (SGP) 73 73 69 69 284
Lin Wen-tang (TWN) 71 71 70 72 284
Siddikur Rahman (BAN) 70 71 68 75 284
T.9 Keith Horne (FIN) 67 74 76 68 285
Nicholas Fung (MAS) 67 76 68 74 285
Viraj Madappa (IND) 72 72 65 76 285
T.32 Rory Hie (INA) 70 73 73 76 292