AGolf.xyz– Gucci meluncurkan koleksi parfum baru “The Alchemist’s Garde”. Koleksi parfum ini merupakan hasil kolaborasi dengan ahli parfum Alberto Morillas. Koleksi ini menampilkan tujuh parfum dalam aroma yang berbeda yang terdiri dari tiga scented water dan empat oil perfumed. Masing-masing parfum menghadirkan aroma kepribadian hewan Gucci yang berbeda.

Gucci The Alchemist’s Garden akan tersedia di departement store Harrods di London. Parfum ini dijual dengan harga mulai dari £ 240 atau Rp 4,3 juta hingga £ 295 sekitar Rp5,3 juta. Semua parfum ini dirancang secara berlapis untuk menciptakan aroma yang dipesan secara khusus dengan 48 kombinasi yang berbeda.

View this post on Instagram

Green toned glass bottles for the four perfumed oils of #TheAlchemistsGarden reveal a touche oreille, the glass pipette style applicator is a vintage way to apply the elixirs blended with precious raw materials. Rose in ‘A Forgotten Rose’, oud in ‘Nocturnal Reverie’, violet in ‘The Violet Kiss’ and bois modern in ‘Ode on Melancholy’. Revealing the House’s pink rose print, the Acque Profumate bottles are crafted from white lacquered glass, each celebrating a single note in modern compositions. ‘Fading Autumn’ has a fragrance of bois modern, ‘A Winter Melody’ features a note of cypress and ‘Moonlight Serenade’ lavender. The ‘Virgin Violet’ candle is a delicate composition of musk, iris petals, and violet extract and emits a soft, powdery fragrance. #AlessandroMichele Discover more through link in bio and on @guccibeauty. #GucciBeauty Shot by @colin_dodgson
Art Director: @christophersimmonds

A post shared by Gucci (@gucci) on

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Gucci The Alchemists’s Garden berfokus pada bahan baku dan masing-masing memiliki cerita tersendiri, seperti oud (aroma kayu dan dikenal paling mahal di dunia), amber (aroma hangat, musky), violet, bunga iris, bunga mimosa, mawar dan hutan.

Setiap aroma dikaitkan dengan jalan-jalan di hutan, tur di pusat kota Roma, hingga mawar segar yang dipanen. Sementara untuk kemasannya, parfum ini terinspirasi oleh Farmacia Italia (toko obat) dengan botol yang dihiasi ornamen bunga-bunga kecil, ilustrasi hewan dan detail emas murni.

Koleksi parfum ini menggunakan nama-nama yang menggugah seperti Tears of Iris, The Last Day of Summer and The Voice of the Snake. Sementara untuk scented water menggunakan bahan dasar seperti cemara, lavender dan hutan.

“Ketika saya mulai bekerja sama dengan Alberto, poin referensi kami adalah aroma dan parfum. Kami mulai dengan ungu dari esensi yang datang dari dunia bunga. Karena sesuatu yang dimiliki alam akan membangkitkan sesuatu yang sangat kuat dan terletak jauh di ingatan kita,” kata Alessandro Michele, Direktur Kreatif Gucci dilansir dari vogue.co.uk.

“Kami membayangkan kembali ketika musim panas tiba, atau ketika hujan mulai turun di kota. Sangat menyenangkan bekerja seperti ahli wewangian dengan aroma dan esensi seperti ahli kimia,” tambah Michele.