AGolf– Unggulan pertama asal Kanada di cabor curling, Kaitlyn Lawes dan John Morris menuntaskan medali emas mereka dengan mengalahkan pasangan Swiss, Jenny Perret dan Martin Rios 10-3 di final ganda campuran, Selasa (13/2).

Berstatus sebagai juara dunia, pasangan Swiss malah bermain buruk di end 3 dengan memberikan 4 poinnya kepada Kanada, setelah imbang 2-2 di 2 end pertama. Di pertarungan 8 end ini, Swiss hanya menambah 1 poin di end keempat sebelum terhenti dengan penampilan impresif Kanada yang merebut 2 end lain, untuk menang telak 10-3 hanya dari 6 end saja.

Hasil ini menjadikan Kanada mendominasi nomor ganda campuran, dengan satu kekalahan 6-9 atas Norwegia di partai pembuka grup 8 negara. Setelahnya, Kanada terus menang termasuk mengalahkan 7-2 dari Swiss di perebutan 4 besar ke semifinal.

Pasangan suami istri Alexander Krushelnitskiy dan Anastasia Bryzgalova dari Rusia (OAR), merebut perunggu dengan mengalahkan Norwegia 8-4.

Luge

Natalie Geisenberger mempertahankan emas Olimpiade di PyeongChang 2018 / Olympic.org

Menjadi juara Eropa dan juara Dunia Luge single 2013, Natalie Geisenberger dari Jerman mendominasi luge wanita 5 tahun terakhir ini. Termasuk saat mempertahankan emas yang ia dapat di Sochi 2014, dengan selisih 0,367 detik dari rekan Jermannya, Dajana Eitberger.

Memainkan 4 run atau luncuran, atlet 30 tahun yang merupakan 6 kali juara dunia dan 5 kali juara Eropa, memimpin run pertama dengan 46,245 detik. Sisanya, Geisenberger tidak pernah finish di luar Top-3 tercepat dengan catatan waktu total 3 menit 5,232 detik.

“Rahasianya asal punya 4 run yang mulus,” komentar Geisenberger. “Saya punya 4 run yang luar biasa, dan saya senang bisa memenangi emas lagi.”

Atlet Kanada, Alex Gough menjadi penyumbang medali pertama bagi negaranya di cabor luge. Peraih emas Vancouver 2010, Tatjana Hufner dari Jerman finish di tempat keempat, dengan selisih 0,069 dari Gough.

Short track speed skating

Perebutan medali di short track speed skating / Olympic.org

Di nomor 500m, atlet Italia Arianna Fontana menyisihkan wakil tuan rumah, Choi Minjeong lewat photo finish di Gangneung Ice Arena. Namun, keputusan akhir menyatakan Minjeong dihukum penalti karena terindikasi ‘menghalangi’. Ia pun didiskualifikasi dan perak diberikan kepada Yara van Kerkhof dari Belanda, dan perunggu kepada Kim Boutin dari Kanada.

Meskipun punya medali perunggu Vancouver 2010 dan perak Sochi 2014, Fontana tidaklah diunggulkan setelah Minjeong dua kali memecahkan rekor Olimpiade di Heats 8 (42,870 detik) dan semifinal 1 dengan 42,422 detik.

Di final, pasca pemegang rekor dunia Elise Christie jatuh, Fontana memanfaatkan keunggulannya sejak start untuk menahan laju rivalnya, Minjeong dengan 42,569 detik. Atlet Korea yang kemudian dinyatakan penalti, memberikan keunggulan mutlak 0,687 detik dari peraih perak, Yara.

“Saya gugup saat penentuan emas, tapi saya lihat pelatihku dan dia bilang, ‘saya pasrah, tapi kamu bermain bagus kok’,” cerita atlet 27 tahun itu. “Setelah pengumuman emas itu, saya rasa hasil kerja keras 4 tahun dan usaha intensif 4 bulan terakhir ini terbayar tuntas.”

Kemenangan ini menjadi emas pertama bagi kontingen Eropa sejak nomor ini dipertandingkan di Albertville 1992. Dimenangi Amerika dan Kanada di 3 edisi pertama, emas dikuasai Tiongkok sejak Salt Lake 2002.

Berikut perolehan medali di hari keempat PyeongChang 2018.

Rank Negara Emas Perak Perunggu
1. Jerman (GER) 5 2 2
2. Belanda (NED) 4 4 2
3. Norwegia (NOR) 3 5 3
4. Kanada (CAN) 3 4 3
5. Amerika Serikat (USA) 3 1 2
6. Perancis (FRA) 2 1 2
7. Swedia (SWE) 2 1 0
8. Austria (AUT) 2 0 0
9. Italia (ITA) 1 1 1
10. Korea Selatan (KOR) 1 0 1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here