Ariya Jutanugarn Rolex ANNIKA
Ariya Jutanugarn dekati No.1 dunia lagi / AGolf Design

AGolf.xyz – LPGA memiliki salah satu musim paling berkesan dengan kemenangan kakak-adik Jutanugarn dan Korda tahun ini. Ariya dan Moriya Jutanugarn menjadi pasangan kakak-adik pertama sejak Sorenstam pada 2000, yang memenangi gelar LPGA. Menyusul beberapa waktu lalu, Jessica dan Nelly Korda menyamai prestasi langka ini.

Setelah musim indah tersebut, kedua pasangan kakak-adik ini sepakat untuk mengikuti turnamen HSBC Women’s World Championship 2019. Turnamen yang disebut-sebut sebagai “Asia’s Major” ini, akan kembali ke New Tanjong Course di Sentosa Golf Club Singapura, pada 28 Februari-3 Maret 2019.

Ariya menilik prestasi pribadinya, merupakan pegolf No.1 dunia yang baru saja menyapu bersih seluruh penghargaan penting LPGA musim ini. Rolex Player of the Year, Rolex ANNIKA Major Award, LEADERS Top-10, Vare Trophy, dan Race to the CME Globe merupakan gabungan trofi yang belum pernah diterima pegolf lainnya dalam satu musim saja.

“Saya sangat bangga dengan pencapaian saya tahun ini, tetapi saya masih merasa banyak sekali hal yang bisa saya tingkatkan tahun 2019 nanti,” kata Ariya. “HSBC Women’s World Championship merupakan salah satu turnamen favorit saya, dan saya memandang turnamen ini sudah seperti mayor. Setiap tahunnya, turnamen ini selalu mengundang pegolf terbaik. Sentosa yang menjadi tuan rumahnya, selalu menyediakan venue terbaik bagi kami.”

Jutanugarn Sisters LPGA
Jutanugarn sisters / LPGA
Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Sang kakak, Moriya Jutanugarn yang akhirnya mendapatkan gelar LPGA pertamanya di Hugel-JTBC LA Open, juga menunjukkan permainan yang konsisten tahun ini. Koleksi 19 Top-10 dan sempat menempati posisi tertinggi ke-9 dunia Juli lalu, menjadikan Jutanugarn sebagai satu-satunya kakak-adik di Top-10 dunia.

Korda Bersaudara
Nelly dan Jessica Korda
Nelly Korda (baju hitam) dan Jessica Korda / LPGA Tour

Bergabung bersama Jutanugarn di turnamen berhadiah USD1,5 juta ini, Korda bersaudara menjadi kakak-adik ketiga setelah Nelly memenangi Swinging Skirts LPGA Taiwan Championship, Oktober lalu. Sejak bergabung di LPGA tahun lalu, Nelly telah mengukir 12 Top-10 dan runner-up HSBC Women’s World Championship 2018.

“Saya sangat tertantang bisa kembali ke Singapura tahun depan, karena saya punya misi yang belum selesai di sini. Memimpin putaran ketiga, saya kecewa tidak bisa memenangi gelar ini lebih cepat,” ucap Nelly, yang dapat mengubah sejarah kakak-adik pemenang LPGA ke tangan mereka lebih dulu sebelum Jutanugarn bersaudara.

“Walaupun begitu, saya banyak belajar dari putaran final di sana dan akhirnya bisa menang juga di Taiwan beberapa bulan kemarin. Saya tidak sabar kembali ke Sentosa dan menargetkan hasil yang lebih baik,” komentar Nelly.

Tidak dapat tampil di Sentosa Golf Club, Jessica Korda punya gelar Honda LPGA Thailand, turnamen sebelum HSBC Women’s World Championship. Memecahkan rekor turnamen 25-under par, Jessica mendapatkan gelar kelimanya ketika itu.

HSBC Women’s World Championship merupakan pertukaran nama dari HSBC Women’s Champions yang sudah dimainkan sejak 2008. Sejak kehadirannya, turnamen ini telah dimenangi beberapa pegolf No.1, Lorena Ochoa, Ai Miyazato, Inbee Park, dan Stacy Lewis.