Konferensi Pers IFW 2017/ Teti Purwanti
Konferensi Pers IFW 2017/ Teti Purwanti
Konferensi Pers IFW 2017/ Teti Purwanti
AGolf – Indonesia Fashion Week (IFW) 2017 berharap mampu meraup pendapatan Rp120 miliar atau naik 20 persen dibanding pendapatan ajang tersebut pada 2016.
“Tahun lalu pendapatan kami kurang detail, tahun ini kami berharap lebih baik dalam segala dan naik 20 persen adalah target yang wajar,” kata Poppy Dharsono, Presiden Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).
Ajang yang akan berlangsung lima hari pada 1 hingga 5 Februari 2017 menargetkan setidaknya 150 ribu pengunjung. Poppy menjelaskan, IFW 2017 memiliki tema besar agar seluruh masyarakat bisa merayakan fashion dari berbagai kalangan.
Tema IFW 2017 adalah Celebration of Culture, yang akan didominasi dengan kebudayaan Indonesia. Meski begitu, acara ini masih akan didominasi Muslim Fashion sebanyak 90 persen dari keseluruhan acara.
Pada acara tersebut setidaknya terdapat 520 booth. Pada tahun ini, acara akan menitikberatkan pada budaya Indonesia dari berbagai destinasi wisata yang tengah dikembangkan oleh pemerintah seperti, Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi dan Morotai.
Selain APPMI, acara fashion terbesar ini juga didukung Kementerian Pariwisata, Kementerian Koperasi, Kementerian Perindustrian dan juga Kamar Dagang Indonesia (Kadin).