AGolf.xyz- Film Crazy Rich Asians yang diluncurkan pada 15 Agustus 2018 ini menjadi perbincangan banyak orang. Film ini bahkan disamakan dengan Sex and the City Asia yang terkenal dengan berbagai gaya hidup mewah dan fashion mewah. Fashion menjadi tolak ukur utama dalam kehidupan di Crazy Rich Asians. Bahkan sejak dalam novel yang dirilis tahun 2013 berbagai karakter berkali-kali menunjukkan beberapa merek ternama seperti Prada, Bottega dan Dior.

Menariknya dalam film ini Sang Sutradara John M.chu dan Kepala Desainer Kostum Mary Voght menonjolkan banyak merek asli Asia. Keduanya memastikan bahwa pakaian yang dikenakan oleh pemain secara konsisten berbicara dengan momen-momen di plot. Mulai dari desainer lokal hingga internasional ikut andil dalam pakaian yang dikenakan para pemain. Salah satu desainer Asia Michael Cinco dari LORD’s Tailor ikut andil untuk menujukkan kemewahan lokal Singapura.

Vogt juga meminta bantuan konsultan fashion dan mantan pemimpin redaksi Elle Malaysia, Andrea Wong untuk memberikan nasehat tentang pakaian wanita. Serta desainer Malaysia Raf Choo yang memberikan wawasan untuk pakaian pria. Berikut beberapa inspirasi fashion ASia dari film ini.

Pakaian Wanita

Menurut Andrea Wong, saat ini tidak ada perbedaan pakaian antara wanita Barat dan Asia, tetapi kita harus menunjukkan secara jelas yang mendefinisikan mode Asia Tenggara. Seperti pakaian musim panas dengan potongan lebih terang dan motif mencolok yang terlihat dalam Crazy Rich Asians.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Gaun tak tersentuh Princess Intan (Kris Aquino) yaitu gaun kuning dengan jubah panjang dalam adegan pernikahan didesain oleh Michael Cinco (Filipina). Dia dikenal dengan pakaian couture dengan detail terkecil seperti detail renda dan bordir yang menjadi ikon dalam setiap karyanya.

Carven Ong (Malaysia) membuat gaun pengantin yang luar biasa dan kedap air yang dikenakan oleh Araminta. Gaun pengantin ini memiliki pola dan detail indah dengan warna emas yang mendominasi gaun. Bahkan scene pernikahan ini telah menghabiskan dana sebesar USD 40 juta dan juga dikenal sebagai “Royal Wedding of Asia”.

#ConstanceLau as #Celine in #RalphandRusso @ralphandrusso #crazyrichasians

A post shared by Costumes Of Crazy Rich Asians (@crazyrichasianswardrobe) on

Desainer Khoon Hooi (Malaysia) terkenal dengan garis ready to wear dalam design modern dan couture. Sebagian besar gaun rancangannya dikenakan para pemain dalam adegan pernikahan seperti pada karakter Celine Lim (Constance Lau).

Selain pakaian film ini juga menonjolkan beberapa perhiasan, yang paling terkenal yaitu perhiasan yang dikenakan oleh kepala keluarga muda dan menantunnya Elanor Young. Perhiasan ini dirancang oleh Michelle Ong dari brand Carnet Hong Kong. Selain perhiasan aksesoris pendukung lainnya seperti tas tidak boleh ketinggalan. Salah satunya adalah tas clucth hitam dengan aksen naga emas hasil rancangan Neil Felipp.

Pakaian Pria

Sebagian besar aksi film ini berlangsung dalam acara pernikahan dan para karakter pria mengenakan setelan jas dan tuksedo yang dirancang para desainer kenamaan.

Merek Wardrobe (Malaysia) ini telah berkecimpung dalam pembuatan pakaian selama 30 tahun. Salah satu hasil karyanya dikenakan oleh Nick Young di rumah neneknya di Tyersall Park. Rumah mode LORD’s Tailor (Malaysia) juga menghadirkan karya terbaiknya dalam tuksedo navy yang dikenakan oleh Charlie Wu di salah satu adengan terakhir dalam film.

Karakter Bernard Tai mengenakan beberapa pakaian mewah dari perancang Singapura, salah satunya adalah desainer Aston Blake dalam setelah brokat emas dan jaquard buatan Versace-nya yang digunakan dalam scene pesta pernikahan dan resepsi.

Selain itu brand Q Meanswear (Singapura) menghadirkan tuksedo dengan sentuhan modern dan rapi yang dikenakan oleh Alistair Cheng. Sedangkan Lisa Von Tang (Singapura) dengan potongan oriental khas yang terlihat dalam scene pesta di Tyersall Park serta pesta koktail dalam gaun malam sutra dan jaket beludru.

Crazy Rich Asians merupakan sebuah film yang diadaptasi dari judul novel yang sama pada tahun 2013 karya Kevin Kwan. Film ini bercerita tentang Rachel Chu dan Nick Young, keduanya menjalin hubungan dan ditentang oleh Elanor (ibu dari Nick Young). Rachel dan Nick pergi ke Singapura untuk menghadiri pernikahan Araminta dan Colin (sahabat dekat Nick). Di sana Rachel membuktikan kepada ibu Nick bahwa ia layak menjadi pendamping Nick meskipun bukan dari keluarga kaya.