john-walker-last-cask

AGolf.xyz- Produsen scotch dan wiski, John Walker meluncurkan edisi terakhir dari produk ikonik Last Cast. Koleksi Last Cast ini menawarkan wiski scotch premium John Walker dalam edisi terbatas. Batch terakhir dari The John Walker yang berada di portofolio The John Walker & Sons dalam koleksi ‘The Last Cask’ dalam 330 botol.

Edisi Last Cask ini merupakan wiski campuran dari John Triper atau tiga penyulingan. Campuran ini  terdiri dari wiski biji-bijian dari penyulingan Port Dundas, Cambus dan Cameronbridge. Serta wiski malt dari Cardhu, Mortlach, Clynelish, Dailuaine, Talisker dan Glen Albyn.

Wiski ini memiliki kandungan 40 persen abv yang dibotolkan sebelum wiski malt dan biji-bijian membentuk campuran tersebut. Lalu campuran dipisahkan sebelum dimatangkan dalam tong terakhir, yakni tong kayu ek yang terbuat dari kayu berumur 100 tahun dan kini telah pensiun dari penggunaan.

“Kami menggabungkan ekspresi biji-bijian yang sangat langka dari Cambus, Port Dundas dan Cameronbridge. Ketiga biji-bijian tersebut menciptakan rasa halus termasuk bumbu halus dan buah-buahan lunak,” kata Jim Beveridge, master blender Johnie Walker dilansir dari Scotch Whisky. “Satu wiski malt tunggal luar biasa ini menawarkan aroma yang lebih dalam, lebih kuat dengan gelombang rasa buah jeruk.”

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

“Produksi akan berakhir karena tong kayu yang dibuat 100 tahun lalu tidak lagi membawa keseimbangan dan kedalam karakter yang tepat untuk wiski,” pernyataan dari penyulingan Diageo.

Hanya 330 botol dari John Walker Last Cask telah diproduksi. Masing-masing botol hadir dengan desain unik yang digambar tangan oleh Philip Lawson Johnston,  yakni pengukir kaca untuk Yang Mulia Ratu. Edisi Last Cask ini akan tersedia di Tiongkok mulai bulan Agustus. Serta akan diluncurkan di ritel perjalanan dan pasar lainnya mulai Oktober 2019 dengan harga USD 3.635 atau sekitar Rp51 juta.