canada

AGolf.xyz– Penggunaan plastik sekali pakai telah berdampak buruk bagi lingkungan serta hewan. Sampah plastik yang dibuang di lautan telah mencemari lautan dan puluhan hewan laut telah mati akibat memakan sampah plastik. Oleh karena itu, pemerintah Kanada berencana akan melarang penggunaan sampah plastik sekali pakai pada tahun 2021.

Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengumumkan bahwa, “penggunaan sampah plastik sekali pakai, seperti kantong plastik, sedotan, peralatan makan akan dilarang pada awal 2021”. Pemerintah Kanada ingin memulainya sebagai contoh rumah dengan garis pantai terpanjang di dunia dan seperempat dari air tawar dunia.

Saat ini Kanada tengah mendaur ulang kurang dari 10 persen plastik dan membuang lebih dari tiga juta ton sampah setiap tahunnya. Terlebih lagi, hingga 15 miliar kantong plastik digunakan setiap tahun dan hampir 57 juta sedotan digunakan setiap harinya. Pemerintah Kanada mulai mengkhawatirkan dampak yang ditimbulkan dari penggunaan sampah plastik. Bahwa lebih dari 100.000 mamalia luat di seluruh dunia terluka atau mati setiap tahun karena mereka mengira plastik sebagai makanan atau terjerat.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone
berang-berang/lonelyplanet.com

“Warga Kanada mengetahui secara langsung dampak dari pencemaran plastik. Mulai dari pantai, taman hingga jalan terdapat sampah plastik berserakan,” kata Trudeau dalam sebuah pernyataan dilansir dari Lonely Planet Travel News. “Kami memiliki tanggung jawab  untuk bekerja dengan mitra kami untuk mengurangi polusi plastik. Serta melindungi lingkungan dan menciptakan lapangan kerja dan menumbuhkan ekonomi kita. Kami berutang kepada anak-anak kami untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan aman untuk generasi yang akan datang.”