Tiger Woods berencana terbitkan buku biografi dalam waktu dekat / AGolf Design
Tiger Woods Kapten Tim Amerika di Presidents Cup 2019 / AGolf Design

AGolf.xyz – Kapten Tim Amerika di Presidents Cup, Tiger Woods telah mengumumkan keempat pegolfnya, Jumat (8/11) pagi ini. Memilih diri sendiri, Tiger juga mengajak Tony Finau, Patrick Reed, dan Gary Woodland untuk menemani ke-8 pegolf yang lebih dulu lolos via kualifikasi pada Agustus lalu.

“Ini proses yang sangat sulit,” kata Tiger saat mengumumkan pilihannya di The Woods Jupiter, restorannya di Florida, dilansir Golfweek. “Saya ingin melihat beberapa kejutan yang mungkin dibuat di Amerika dan Asia, dan itu termasuk saya sendiri.”

Betul saja, Tiger yang memenangi ZOZO Championship di Jepang tak melewatkan kesempatannya di Royal Melbourne Golf Club, Australia. Pada 12-15 Desember nanti, Tiger akan menyamai Hale Irwin yang menjadi satu-satunya Kapten yang juga ikut bertanding pada edisi pertama 1994 silam.

Beberapa kejutan lain menjadi alasan terpilihnya Tony Finau, Patrick Reed, dan Gary Woodland. Tetapi, tidak bagi ketiga pegolf berikut. Ada sejumlah catatan minor yang tidak ingin dipertaruhkan Tiger saat menghadapi Tim Internasional yang dikapteni Ernie Els.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Pegolf pertama itu ialah Rickie Fowler.

Terhenti di No.11 saat kualifikasi berakhir, Fowler telah menambah gelar kelimanya di Waste Management Phoenix Open pada Februari lalu. Fowler juga mengenal Tim Amerika karena menjadi anggota sejak Ryder Cup 2014 hingga 2018 lalu. Debutnya di Ryder Cup 2010 juga menambah portofolionya di Tim Amerika.

Namun sayang, Fowler tidak sekalipun memainkan turnamen resmi sejak Agustus lalu. Alasannya, Fowler tengah menikmati waktu indahnya bersama sang istri Allison Stokke yang dinikahinya pada Oktober.

“Itu percakapan yang sulit. Saya dan Fowler teman baik, dan saya pernah merasakan kondisi tidak dipilih Kapten. Saya hanya menelponnya sangat sebentar, dan semoga saja dia tidak bersedih mendengar keputusan ini,” tukas Tiger.

Satu nama lain, Phil Mickelson.

Sejak Presidents Cup diperkenalkan pada 1994, Phil Mickelson merupakan pegolf utama yang selalu ada di Tim Amerika. Tidak hanya di Presidents Cup, Phil juga menjadi bagian Ryder Cup hingga 2018 lalu.

Ada satu catatan yang sepertinya sulit diterima Tiger saat ini. Sejak gelar ke-44 di AT&T Pebble Beach Pro-Am Februari lalu, Phil tidak pernah menempati Top-25 sejak The Masters. Bahkan pada awal November ini, Phil juga terusir dari Top-50 dunia untuk pertama kalinya sejak November 1993.

Terakhir, Jordan Spieth.

Belum meraih gelar sejak the Open 2017, Spieth bisa diandalkan saat partai foursome. Terbukti dari tiga penampilan Presidents Cup sejak 2013, ia telah menorehkan 100 persen kemenangan dari kelima penampilannya. Poin terbesar itu didapat saat dipasangkan dengan Steve Stricker, Dustin Johnson, dan Patrick Reed.

Cuman memang Spieth sangat bermasalah saat partai single, di mana ia tidak mampu memberikan setengah poin pun dari tiga single.

“Saya melihat Tim ini akan tetap solid. Kami sedang bermain di luar Amerika, dan penontonnya akan mendukung habis-habisan untuk Tim Internasional. Saya rasa, apapun pilihan ini saya yakin mereka akan tampil terbaik dan menyukai arena seperti di Australia nanti,” ucap Tiger.

Keempat pilihan Kapten akan bergabung bersama Brooks Koepka, Dustin Johnson, Justin Thomas, Xander Schauffele, Bryson DeChambeau, Patrick Cantlay, Webb Simpson, dan Matt Kuchar.