AGolf.xyz- Sir Richard Branson memiliki beragam bisnis transportasi dari mulai kapal pesiar, maskapai penerbangan, hingga perjalanan angkasa. Terbaru, dilansir dari Travel and Leisure, pemilik Virgin Group ini menggandeng Brightline. Brightline adalah sistem kereta masa depan yang memulai layanan di Florida awal tahun ini.

Brightline diluncurkan pada Januari 2018 sebagai perusahaan kereta api swasta pertama yang didanai oleh beberapa kota untuk memulai debutnya di Amerika. Kereta api super modern Brightline saat ini melayani Florida Selatan, dengan stasiun di Miami, Fort Lauderdale, dan West Palm Beach.

Brightline memiliki rencana untuk memperluas rute ke Orlando dan Tampa di tahun-tahun mendatang. Brightline juga baru-baru ini mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi XpressWest dan membangun kereta api antara Las Vegas dan daerah Los Angeles.

Ads
LEADERBOARD desktop
LEADERBOARD phone

Semua rencana ini masih ada di meja, namun Brightline akan menggunakan nama yang berbeda. Dalam kemitraan yang baru didirikan dengan Richard Branson, Brightline akan memanfaatkan keahlian konglomerat Virgin Group dan memperkenalkan kembali dirinya sebagai Virgin Trains USA. Nama tersebut akan resmi bulan ini, dengan transisi ke merek Virgin Trains USA ditetapkan tahun 2019.

“Kami memiliki banyak kesenangan dan kesuksesan menciptakan bisnis transportasi inovatif yang mengguncang pasar dan membangun pengikut yang setia,” kata Branson. “Brightline berada di garis depan inovasi di pasar (kereta api), dan merupakan mitra ideal bagi Virgin untuk bekerja dengan mengubah persepsi dan kebiasaan bepergian di seluruh Amerika Serikat.”

Virgin Trains USA akan membawa penumpang dengan kecepatan hingga 125 mil per jam antara pusat kota Miami dan Bandara Internasional Orlando. Lebih cepat, lebih murah, dan lebih hemat bahan bakar daripada terbang atau mengemudi. Perjalanan yang menghubungkan dua tujuan wisata paling populer di Florida diperkirakan akan memakan waktu sekitar tiga jam. Mengikuti rute Miami-Orlando, diperpanjang dari Orlando ke Tampa, dengan usulan berhenti di Walt Disney World.